Kajian Literatur tentang Fenomena Penambangan Pasir Ilegal dan Dampaknya terhadap Ekosistem Lokal di Kabupaten Tulungagung
Keywords:
penambangan pasir ilegal, ekosistem lokal, dampak lingkungan, Sungai Brantas, TulungagungAbstract
Penambangan pasir illegal di Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, khususnya di sekitar aliran Sungai Brantas, telah menjadi fenomena yang kompleks dengan dampak signifikan terhadap ekosistem lokal. Kajian ini bertujuan untuk mengidentiikasi dan menganalisis dampak social, ekonomi, serta kerusakan lingkungan yang ditimbukan oleh aktifitas penambangan pasir illegal. Metode yang diguanakn Adalah studi literatur terhadap tiga sumber utaman yang membahas kasus serupa di Kabupaten Tulungagung, Blitar, dan Kuningan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penambangan pasir ilegal memberikan dampak ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan masyarakat dan terbukanya lapangan kerja. Namun, dampak negatifnya jauh lebih besar, meliputi kerusakan ekosistem sungai, penurunan kualitas air, pencemaran udara, erosi bantaran sungai, serta terganggunya flora dan fauna lokal. Selain itu, aktivitas ini juga menimbulkan konflik sosial, gangguan kesehatan masyarakat, dan kerusakan infrastruktur seperti jalan desa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan penegak hukum untuk mengendalikan aktivitas penambangan ilegal dan memulihkan ekosistem yang terdampak