Hubungan Aktivitas Produksi Pabrik Gula dengan Peningkatan Emisi CO₂ dan Partikulat : Studi Kasus Pabrik Gula Krebet, Kabupaten Malang.
Keywords:
CO₂, Kontrol emisi, Pabrik gula, PM₂.₅, PM₁₀Abstract
Pabrik gula merupakan sumber emisi gas rumah kaca (terutama CO₂) dan polutan partikulasi (PM₁₀/PM₂.₅) yang berasal dari proses pembakaran bahan bakar pada boiler, pembakaran sisa biomassa, serta aktivitas logistik (truk angkut tebu dan bongkar muat). Tujuan penulisan artikel ini untuk menganalisis hubungan antara aktivitas produksi Pabrik Gula Krebet (PG Krebet) dengan peningkatan emisi CO₂ dan partikulat, memadukan kajian pustaka, dokumen lokal, dan laporan-laporan pemantauan/keluhan masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa fase musim giling (operasional pabrik) berkorelasi dengan kenaikan konsentrasi partikulat di area sekitar pabrik dan bahwa sumber CO₂ berasal dari pembakaran bahan bakar fosil dan pembakaran biomassa (bagasse) untuk boiler bukti keluhan masyarakat terkait debu dan antrean truk mendukung kebutuhan intervensi teknis dan manajerial. Rekomendasi meliputi pemantauan kualitas udara, peningkatan sistem kontrol emisi (baghouse/wet scrubber/ESP), manajemen logistik truk, dan program komunikasi risiko kepada masyarakat.