Pengembangan ­­­E-Module Materi Bioinformatika Berbasis In Silico Senyawa Tanaman Herbal Untuk Peserta Didik SMA/MA

Authors

  • Ajeng Putri Widowati Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Atok Miftachul Hudha Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Lud Waluyo Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Yuni Pantiwati Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Rr Eko Susetyorini Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang Author

Keywords:

Modul Elektronik, ADDIE, Bioinformatika, In Silico, Molecular Docking

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengethui kebutuhan bahan ajar pembelajaran berupa modul elektronik (e-module) yang dibuat berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru biologi di MA Unggulan Singa Putih Munfaridin Kecamatan Prigen- Pasuruan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode Research and Development (R&D), sedangkan model pengembangannya menggunakan pendekatan ADDIE yang terdiri dari 5 (lima) langkah, meliputi: (1) analyze (analisis), (2) design (perancangan), (3) development (pengembangan), (4) implementation (implementasi) dan (5) evaluation (evaluasi).  Teknik dalam penelitian ini menggunakan tiga jenis yakni observasi, wawancara, dan penilaian instrumen/ kuesioner. Instrumen pengumpulan data terdiri dari instrumen studi pendahuluan yang melakukan observasi dan wawancara dengan guru biologi MA Unggulan Singa Putih, instrumen validasi ahli materi, ahli media, respon guru, dan respon siswa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di sekolah menunjukkan bahwa sekolah membutuhkan bahan ajar dengan memanfaatkan teknologi dan melibatkan kearifan lokal. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) e-module dikembangkan menggunakan aplikasi canva dan dipublikasikan menggunakan flip PDF Corporate Edition; (2) hasil uji kelayakan berdasarkan rata- rata persentase validasi oleh ahli materi sebesar 90,5%, ahli media sebesar 91,5%, dan ahli bahasa sebesar 89,2%; (3) hasil uji kepraktisan didapatkan rata-rata persentase sebesar 93,3%; (4) hasil uji kelayakan dan reliabilitas instrumen respon siswa dinyatakan valid dan layak untuk digunakan sebagai instrumen untuk mengetahui respon siswa.

Downloads

Published

2025-12-31