Peningkatan keterampilan berpikir sistem menggunakan model problem based learning berbantu augmented reality
Keywords:
keterampilan berpikir sistem, augmented reality, problem based learning, discovery learningAbstract
Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik menguasai kompetensi kompleks, termasuk berpikir sistem untuk memahami keterkaitan dalam sistem biologis seperti sistem pernapasan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model problem based learning (PBL) berbantuan augmented reality (AR) dalam meningkatkan keterampilan berpikir sistem peserta didik pada materi biologi. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 23 Bandung dengan desain nonequivalent control group yang melibatkan dua kelas, yaitu XI-5 sebagai kelas eksperimen dan XI-6 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran PBL berbantuan media AR, sedangkan kelas kontrol menggunakan model discovery learning. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir sistem yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Peningkatan kemampuan dianalisis menggunakan normalized gain (N-Gain), sedangkan perbedaan N-Gain antar kelompok diuji dengan statistik nonparametrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kelas mencapai kategori peningkatan tinggi, dengan rata-rata N-Gain kelas PBL+AR lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas discovery serta disertai effect size sedang–besar. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL berbantuan AR efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir sistem peserta didik dan memberikan peningkatan yang lebih kuat dibandingkan discovery learning dalam pembelajaran biologi di SMA.