Dampak Pencemaran Laut akibat Aktivitas Pelabuhan dan Industri di Pesisir Rembang
Keywords:
ekosistem pesisir, industri, kualitas air, pencemaran laut, pesisir RembangAbstract
Pesisir Rembang merupakan kawasan strategis yang mengalami peningkatan aktivitas pelabuhan dan industri dalam dua dekade terakhir. Aktivitas tersebut memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, namun juga menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan, terutama pencemaran laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, sumber, serta dampak pencemaran laut yang berasal dari kegiatan operasional pelabuhan, pembuangan limbah industri, dan aktivitas transportasi laut di wilayah pesisir Rembang. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan meninjau laporan lingkungan, hasil penelitian terdahulu, serta data pemantauan kualitas air laut. Temuan menunjukkan bahwa pencemaran didominasi oleh limbah cair industri pengolahan, tumpahan bahan bakar kapal, serta akumulasi sampah anorganik dari kegiatan bongkar-muat. Dampak langsung yang teridentifikasi meliputi penurunan kualitas air laut, peningkatan kandungan logam berat, terganggunya ekosistem mangrove, serta penurunan keanekaragaman hayati organisme laut. Kondisi ini juga memengaruhi sektor perikanan masyarakat pesisir melalui berkurangnya hasil tangkapan dan menurunnya kesehatan biota konsumsi. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan regulasi lingkungan, peningkatan pengawasan limbah industri, serta penerapan teknologi ramah lingkungan di pelabuhan sebagai langkah mitigasi pencemaran laut di pesisir Rembang.