Kajian Literatur Mengenai Distribusi dan Persebaran Mikroplastik pada Perairan Sungai Brantas dan Sungai Metro di Malang Raya
Keywords:
Brantas Malang raya, Mikroplastik, Metro, SungaiAbstract
Pencemaran mikroplastik pada sungai-sungai di Malang Raya menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kajian literatur ini membandingkan karakteristik mikroplastik pada dua sungai utama, yaitu Sungai Brantas dan Sungai Metro. Hasil telaah menunjukkan bahwa konsentrasi mikroplastik di Sungai Brantas lebih tinggi, berkisar 210–380 partikel/L, dengan dominasi tipe fiber (55–70%) dan fragmen (20–30%), terutama berasal dari aktivitas domestik dan laundry. Sementara itu, Sungai Metro memiliki konsentrasi lebih rendah, yaitu 90–160 partikel/L, dengan komposisi film (25–40%) dan fragmen (30–35%) yang lebih menonjol akibat peningkatan aktivitas wisata dan pembuangan kemasan plastik di sepanjang aliran sungai. Biofilm dilaporkan sebagai matriks dengan akumulasi tertinggi, mencapai 450–520 partikel/g, sesuai temuan Sari et al. (2022). Selain itu, keberadaan mikroplastik pada gastropoda di kedua sungai, sebagaimana dilaporkan oleh Islamy et al. (2025), menunjukkan adanya proses bioakumulasi yang menguatkan potensi risiko ekologis. Perbandingan kedua sungai menegaskan bahwa intensitas aktivitas manusia memengaruhi variasi konsentrasi dan jenis mikroplastik pada perairan Malang Raya.