Analisis Dampak Lingkungan Aktivitas Pertambangan Emas di Tumpang Pitu, Banyuwangi, Terhadap Kualitas Air dan Tanah Sekitar
Keywords:
pertambangan emas, Tumpang Pitu, kualitas air, kualitas tanah, dampak lingkunganAbstract
Aktivitas pertambangan emas di kawasan Tumpang Pitu, Kabupaten Banyuwangi, menjadi isu lingkungan yang penting karena lokasinya berada pada wilayah ekologis sensitif dan berdekatan dengan permukiman masyarakat. Operasional pertambangan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, khususnya pada media air dan tanah, akibat penggunaan bahan kimia berbahaya serta pengelolaan limbah yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan aktivitas pertambangan emas terhadap kualitas air dan tanah di kawasan Tumpang Pitu berdasarkan kajian literatur ilmiah nasional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui systematic literature review terhadap jurnal nasional terakreditasi yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan emas menyebabkan peningkatan konsentrasi logam berat seperti merkuri, arsen, dan kadmium, penurunan pH air, serta degradasi kualitas tanah. Dampak tersebut berimplikasi pada kerusakan ekosistem dan memicu konflik sosial di masyarakat sekitar kawasan pertambangan.