Analisa Kandungan Hara Kasgot PadaVariasi Pemberian Jenis Makanan Sampah Organik

Authors

  • Yuvita Dian Siswanti Universitas Muhammadiyah Malang Author

Abstract

Metodebiokonversipemanfaatanmaggotsebagai penguraijenissampah organik merupakan salah satumetodeyang dapat digunakan untuk mengatasipermasalahan sampah yang tinggi terutama di kota-kota besar. Metodeini sangat menjanjikan, mengingat hasil penguraian darimaggotadalah produk yang bernilai tinggi, yaitu kasgot. Kasgot dapat digunakan sebagai pupuk alami penyubur tanah dan mengoptimalkan pertumbuhan pada tanaman. Penguraian sampah organik olehmaggotini dapat mencapai hingga 56%. Sejatinya, sebagai pupukorganik haruslah dapat memenuhi syarat minumun yang telah ditetapkan oleh Permentan No 28 Tahun 2009 serta SNI Kompos 10-7030-2004. Maka dari itu, penelitian berikut bertujuan untuk dapat mengetahui unsur hara yang terkandung pada kasgot dengan variasi pemberian makanan berupa sampah organik. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, hasil pengujian kandungan hara pada kasgot melalui uji Laboratorium menunjukkan bahwa kandungan unsur pH, N,P,K dan C-Organik memenuhi standar minimum yang dipersyaratkan pada SNI Kompos 10-7030-2004 dan Permentan Nomor 28 Tahun 2009. Sedangkan untuk C/N Ratio pada ketiga perlakuan memiliki nilai yang rendah yakni < 7,734 (tidak sesuai dengan standar minimum yang dipersyaratkan). Hal ini dapat disebabkan oleh residu hasil biokonversi yang dilakukanmaggotmasih belum berada pada tahap sempurna.

Downloads

Published

2025-08-26