PENENTUAN JALAN PENGHUBUNG (SAYAP) KECAMATAN AMBULU DAN TEMPUREJO TERHADAPJALAN JALUR LINTAS SELATAN KABUPATEN JEMBER

Authors

  • Taufan Abadi Universitas Muhammadiyah Malang Author
  • Diding Suhardi Universitas Muhammadiyah Malang Author

Abstract

Kabupaten Jemberterletak pada0759’6’–0833’56’’ Lintang Selatan dan 11325’00’’–11412’00’’Bujur Timur.Kabupaten Jember berpenduduk2.600.663 jiwa dengan luas wilayah3,306.689 km2pada 31kecamatan (Sumber:Badan PusatStatistik Kabupaten Jember 2024).Rencana pembangunan jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) Kabupaten Jember melintasi Kecamatan Kencong, Gumukmas, Puger, Wuluhan,Ambulu, Tempurejo dan Silo. Adapun rencana panjang keseluruhan JLS Kabupaten Jember adalah 83.510 kilometer yang nantinya akan menghubungkanKabupatenLumajang danBanyuwangi).Dalam perencanaan jalan JLS, yaitu lebar 20-24 meter dengan lebar perkerasan jalan atau badan jalan adalah 7.00 meter.Hasil analisa SWOT Kecamatan tempurejo pada nilai IFAS = 3,2 (Y) dan EFAS= 2.425 (X).Sedangkan Kecamatan Ambulu nilai IFAS=2.85 (Y) dan EFAS = 2.67 (X).Adapun kedua kecamatan ini di kuadran I (SO).Penentuan strategi SO :kedua kecamatan mempunyai potensi alam (S1,S2,S3). Untuk Kecamatan Tempurejo dalam penyediaan lahan untuk akses jalan Penghubung (sayap) dan JLS (O1,O2,O3).Pada jalan penghubung (sayap) Kecamatan Ambulu untuk jalan penghubung (sayap) terhadap jalan JLS ditempatkan di desaSumberejo (Dusun Krajan) dan Desa Sabrang (Dusun Ungkalan dan Watu Ulo).Sedangkan untuk Kecamatan Tempurejo pada Desa Curahnongko (Dusun Krajan, Guci Putih, Banjar Agung, Afdeling Worowiri, Pager Gunung. Pada Desa Sanerejo (Dusun Krajan dan Mandilis). Hal ini kedua dusun–dusun tersebut mempunyai potensi daerah (SDA) berupa hasil pertanian, perkebunan,peternakan, pertambangan dan pariwisata.

Downloads

Published

2025-08-26