Analisis Efisiensi Sumber Daya melalui Integrasi ORE dan FMEA: Studi di Industri Es Balok
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional di industri es balok melalui integrasi metode Overall Resource Effectiveness (ORE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Latar belakang penelitian ini adalah tantangan teknis yang signifikan, seperti overheat dan downtime mesin Mycom Ammonia Compressor, yang menyebabkan kerugian produktivitas hingga 144 jam per tahun. Penelitian dilakukan melalui pendekatan sistematis yang mencakup survei lapangan,analisis efektivitas sumber daya menggunakan ORE, identifikasi penyebab masalah menggunakan fishbone diagram, dan penentuan prioritas perbaikan melalui FMEA. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata ORE hanya mencapai 51,92%, yang tergolong rendah berdasarkan standar Japan Institute of Plant Maintenance (JIPM). Faktor utama penyebab rendahnya nilai ORE meliputi usia mesin tua, mesin macet, dan kurangnya pengecekan berkala. Solusi yang diusulkan mencakup penerapan perawatan otonom, perbaikan berkelanjutan, dan penjadwalan pemeliharaan berbasis tingkat kekritisan.Implementasi strategi ini diharapkan dapat mengurangi downtimeyang ada, meningkatkan keandalan sistem, dan memenuhi standar efisiensi yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengintegrasikan pendekatan OREdan FMEA sebagai metode inovatif untuk meningkatkan daya saing industri.