Identifikasi Risiko Proyek EPCMethyl Tin Factory ManufacturePlantDi Batam
Abstract
Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk hilirisasi sektor pertambangan, maka diperlukan pembuatan pabrik pengolahan bahan mentah tambang. Untuk mendukung Langkah tersebut diperlukan pembanguan proyek dengan system EPC Dimana engineering (perencanaan), procurement (pengadaan) dan construction (konstruksi) berjalan secara beriringan sehinggan mengakibatkan beberapa risiko yang dihadapi oleh kontraktor EPC dan juga pemilik proyek karena kompleksitas dari proyek tersebut. Untuk mengidentifikasi risiko-resiko yang kompleks tersebut di gunakan metode AHP (Analithycal Hierachy Proses). Dari Analisa data dengan menggunakan metode AHP di dapat bobot kriteria risiko utama ekonomi dan keuangan proyek dengan bobot tertinggi. Sementara untuk sub kriteria risiko diperoleh bobot tertinggi secara berurutan yaitu kondisi keuangan pemilik proyek, kondisi keuangan Kontraktor, keterlambatan penyelesaian kontrak, keterlambatan pekerjaan dan keselamatan kerja.