Teknologi Fitoremediasi Limbah Laundry Menggunakan Tanaman Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Kayu Apu (Pistia stratiotes L.)
Abstract
Salah satu jenis pencemaran lingkungan perairan adalah limbah laundry. Mayoritas limbah ini dibuang langsung ke saluran drainase, dan jika dibuang dalam jumlah besar, dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Salah satu kerusakan ekosistem perairan yang disebabkan oleh limbah laundry adalah eutrofikasi yang disebabkan oleh kadar deterjen dan fosfat yang berlebihan dalam perairan sehingga perlu dilakukan penelitian tentang teknologi pengolahan limbah rumah tangga yang efisien, murah, dan tidak mahal, yaitu dengan teknologi fitoremediasi (menggunakan tanaman sebagai solusi untuk membersihkan air yang tercemar). Tumbuhan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Kayu Apu (Pistia stratiotes L). Tumbuhan ini cocok untuk pengolahan limbah karena dapat bertahan hidup di lingkungan tercemar. Tujuan penelitian adalah (1) Menganalisis kualitas air limbah laundry yang dihasilkan dan (2) Mengetahui efektifitas tanaman eceng gondok dan kayu apu dalam mengurangi kandungan pencemar air limbah laundry. Parameter yang dianalisis meliputi BOD, surfaktan, TSS, fosfat, suhu dan pH. Penelitian terdiri dari beberapa tahapan diantaranya : tahap aklimatisasi, pengujian kualitas air, pengujian range finding test (RFT), dan pengujian fitoremediasi. Tujuan utama penelitian ini ialah sebagai langkah usaha dalam memanfaatkan potensi tanaman eceng gondok dan kayu apu dalam fitoremediasi limbah laundry yang selama ini hanya langsung dibuang ke badan air begitu saja. BOD turun 82,89%, TSS turun 91,91%, surfaktan turun 95,16%, dan fosfat turun 97,65% pada tanaman kayu apu. BOD turun 83,74%, TSS turun 92,15%, surfaktan turun 96,14%, dan fosfat turun 98,17% pada tanaman eceng gondok.