Analisa Kombinasi Algoritma AES Dengan Blum-Blum Shub Dan Chaotic Function

Aminudin Aminudin, Hariyady Hariyady

Abstract


Advanced Encryption Standard (AES) adalah algoritma kriptografi block cipher yang dibangun untuk menggantikan Data Encryption Standard (DES). AES memiliki keamanan dan efisiensi lebih baik dibandingkan algoritma sejenisnya, akan tetapi penelitian Biryukov dkk. (2010) berhasil memecahkan 10 ronde dari 14 ronde AES 256 yang setara dengan AES 128 menggunakan Related Key Attack. Penelitian tersebut membuktikan bahwa kerahasiaan kunci menjadi faktor utama dalam keamanan AES. Kerahasiaan kunci dapat ditingkatkan dengan pengubahan bit kunci yang dapat diwujudkan menggunakan Pseudo Random Number Generator (PRNG). PRNG yang sering digunakan untuk mengacak kunci adalah dengan menggunakan teknik Blum Blum Shub (BBS) dan Chaotic Function (CF). Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini memodifikasi AES menggunakan teknik BBS dan CF Penelitian ini mengambil waktu proses sebagai indikator kecepatan dan Avalanche Effect sebagai indikator keamanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa AES modifikasi menggunakan teknik BBS - CF dapat mengurangi waktu enkripsi sebesar 0,69 ms untuk setiap 16 Bytes plaintext, serta mengurangi waktu dekripsi sebesar 0,18 ms untuk setiap 16 Bytes ciphertext. Hasil pengujian rata rata Avalanche Effect juga menunjukkan peningkatan sebesar 0,39 %.

Keywords


AES; Blum-blum Shub; Chaotic Function

Full Text:

PDF

References


Mahajan, P., & Sachdeva, A. (2013). A Study Of Encryption Algorithms Aes, Des And Rsa For Security. Global Journal Of Computer Science And Technology.

Fei, X., Li, K., & Yang, W. (2016). A Fast Parallel Cryptography Algorithm Based On Aes-Ni. Journal Of Intelligent & Fuzzy Systems, 31(2), 1099-1107.

El_Deen, A. E. T., & Fanni, A. M. Implementation Of Aes Algorithm In Microcontroller Using Pic18f452.

Biryukov, A., Dunkelman, O., Keller, N., Khovratovich, D., & Shamir, A. (2010, May). Key Recovery Attacks Of Practical Complexity On Aes-256 Variants With Up To 10 Rounds. In Annual International Conference On The Theory And Applications Of Cryptographic Techniques (Pp. 299-319). Springer, Berlin, Heidelberg.

Bagherzandi, A., Salmasizadeh, M., & Mohajeri, J. (2009). A Related Key Attack On The Feistel Type Block Ciphers. Ij Network Security, 8(3), 221-226.

Waruwu, T. S., & Telaumbanua, K. (2016). Kombinasi Algoritma One Time Pad Cipher Dan Algoritma Blum Blum Shub Dalam Pengamanan File. Jsm (Jurnal Sifo Mikroskil), 17(1), 119-126.

Sanjaya, M. B., & Telnoni, P. A. (2015). Implementasi Blum-Blum-Shub Dan Chaotic Function Untuk Modifikasi Key Generating Pada Aes. Jurnal Elektro Dan Telekomunikasi Terapan, 2(2).

Shtewi, A. A., Hasan, B. E. M., & Hegazy, A. E. F. (2010). An Efficient Modified Advanced Encryption Standard (Maes) Adapted For Image Cryptosystems. Ijcsns International Journal Of Computer Science And Network Security, 10(2), 226-232.

Siahaan, A. P. U. (2017). Blum Blum Shub In Generating Key In Rc4.

Dharmaadi, I. P. A., Barmawi, A. M., & Gandeva Bayu, S. (2013). Enkripsi Gambar Parsial Dengan Kombinasi Metode Stream Cipher Rc4 Dan Chaotic Function. Universitas Telkom, Bandung.

Gnanasekar, J. M. (2015). Light Weight Cryptographic Algorithm To Improve Avalanche Effect For Data Security Using Prime Numbers And Bit Level Operations. International Journal Of Applied Engineering Research, 10(21), 41977-41983.

Sadikin, R. (2012). Kriptografi Untuk Keamanan Jaringan. Yogyakarta: Andi.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3927

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144