Studi Pemesinan Ti6246 dengan Jatropha Curcas Sebagai Bio-Lubricant Terhadap Surface Roughness dan Bentuk Geram

Iis Siti Aisyah

Abstract


Machiniability paduan titanium umumnya dianggap buruk karena memiliki kecenderungan geram untuk menempel ke alat pemotong selama pemesinan, sehingga menyebabkan chipping dan kegagalan alat secara prematur. Dilihat dari sisi fungsinya, media pendingin adalah salah satu faktor penyebab buruknya pemesinan titanium. Penggunaan cairan kimia dalam proses turning titanium dianggap banyak resiko sehingga dilakukan penelitian menggunakan bio-oil sebagai cuttingfluid. Penelitian ini menetapkan minyak jarak (jatropha curcas linn) sebagai cairan pendingin pada proses pembubutan titanium (Ti6246). Metode penelitian ini bervariasi pada banyaknya kandungan minyak jatropha curcas yang diemulsikan dengan air untuk menginvestigasi kekasaran permukaan benda kerja dan bentuk geram hasil pembubutan titanium. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan jatropha curcas oil sebagai cuttingfluid proses pemesinan titanium dengan kecepatan sedang menghasilkan nilai kekasaran yang cukup rendah yaitu 1,852 μm. Pencampuran air sebagai emulsi (water soluble fluid) dengan minyak jatropha curcas dalam praktiknya dapat mengurangi temperature, namun tidak berkontribusi pada kekasaran permukaan ataupun sifat mampu mesin, dalam hal ini bentuk geram . Dan DoS yang tertinggi terdapat pada 100% JC.. Selain itu, bentuk geram (chips) yang dihasilkan oleh proses pemesinan ini termasuk serrated chips (atau biasa disebut segmented or nonhomogeneous chips) yang bergerigi dan semi continue

Keywords


Pelumas, Jatropha Curcas, Surface Roughness dan Titanium

Full Text:

PDF

References


Ezugwu E.O & Z.M. Wang, 1997, Titanium alloys and their machinability, Journal of Materials Processing Technology, Vol.262–274, No.68, Oktober.

Ramana V.M, G. Krishna M.R, dkk, Effect of Process Parameters on Surface Roughness in Turning of Titanium Alloy under Different Conditions of Lubrication. Journal of Recent Advances in Robotics Aeronautical and Mechanical Engineering.

IS. Aisyah et al “Investigasi Potensi Jarak Pagar Sebagai Pelumas Anti Gesek” Seminar Nasional Teknologi Rekayasa 2018, (In Bahasa) https://doi.org/10.22219/sentra.v0i4.2416

Franklin et al, 2017, Tailored Oils, United States Patent, USOO9719114B2.

G.S. Ravi Palarani et al, 2014, Novel Water Based Metal Working Fluid Composition,Chinese patent, CN105296060A.

Maftuchah, 2009. Analisis Keragaman Genetik Tanaman Jarak Pagar Lokal (jatropha curcas l.) Berdasarkan penanda molekuler random amplified polymorphic dna.

Melles. R.D.C et al, 2012, Cutting Oil With Vegetal Oil, French patent, WO2013134358A2.

Takagi et al, 2012, Water-Soluble Metalworking Oil Agent And Usage Thereof, United States Patent Application Publication, US2012O184475A1.

Kalpakjian, S dan Steven R.S, 2009, Manufacturing Engineering and Technology, Illinois Institute of Technology, Mexico city.

Rahdiyanta, D. 2010. Buku 6 : Cairan Pendingin Untuk Proses Pemesinan. Jogjakarta : Universitas Negeri Yogyakarta

Rahmadianto, F. 2015. Pengaruh Variasi Cutting Fluid Dan Variasi Feeding Pada Proses Pemotongan Orthogonal Poros Baja Terhadap Kekasaran Permukaan. Widya Teknika Vol.23 No.2, Oktober

Komanduri, R.; Von Turkovich, B.F. (1981) New observations on the mechanism of chip formation when machining titanium alloys. Wear, 6: 179–188




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3878

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144