PENGUKURAN EFISIENSI THROUGHPUT PADA PROSES PENGOBATAN KLINIK PRATAMA ROMO WIJOYO

Wildan Suharso

Abstract


Dalam dunia kesehatan sistem menjadi salah satu hal yang terpenting, terutama pada proses yang berjalan di suatu instansi. Analisis terhadap suatu efisiensi proses perlu dilakukan jika kinerja dari sistem pada suatu instansi tidak bisa mengimbangi kebutuhan bisnis ataupun tidak memberi nilai tambah pada instansi tersebut. Penambahan alat penunjang seperti hardware ataupun software dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi proses, namun tidak semua penambahan alat penunjang dapat meningkatkan efisiensi proses pada suatu instansi. Oleh karena itu analisis terhadap suatu proses perlu dilakukan, analisis suatu proses dapat dilakuan dengan mengimplementasikan metode efisiensi throughput yang mengukur waktu proses berdasarkan hasil bagi antara waktu proses dengan penjumlahan waktu proses dan waktu tunggu, yang kemudian dihasilkan sebuah nilai persentase efisiensi. Salah satu pendekatan yang digunaka pada re-engineering adalah efisiensi throughput untuk menganalisis suatu proses secara keseluruhan dalam suatu instansi atau organisasi. Pada penelitian ini pengukuran efisiensi throughput dilakukan pada proses berobat pada suatu klinik dengan menggunakan 4 tahapan meliputi observasi dan pengumpulan data, identifikasi prosesm pengukuran efisiensi throughput, dan analisis hasil. Pada tahap observasi dan pengumpulan data ditemukan bahwa proses yang berjalan memiliki waktu yang beragam dan tidak ada kepastian waktu penyelesaian, kemudian digambaran alur proses berobat pada tahap identifikasi proses sesuai dengan hasil analisis, pengumpulan data, dan hasil observasi. Selanjutnya dilakukan pengujian efisiensi menggunakan uji efisiensi throughput. Pada tahap pembahasan dan hasil dilakukan analisis untuk mendapatkan ukuran hasil efisiensi throughput dan juga kebutuhab proses yang diingingkan. Pada penelitian ini menunjukan bahwa hasil dari efisiensi throughput yang didapat dari proses berobat sebesar 42,06% dari 12 sub proses.

Keywords


Efisiensi Throughput; Business Process Reengineering; Reengineering; Klinik Kesehatan

Full Text:

PDF

References


H. Purwanto, I. Indiati, and T. Hidayat, “Faktor Penyebab Waktu Tunggu Lama di Pelayanan Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Blambangan,” J. Kedokt. Brawijaya, vol. 28, no. 2, pp. 159–162, 2015, doi: 10.21776/ub.jkb.2015.028.02.8.

A. M. H. Pardede, “Simulasi Antrian Pelayanan Bank Dengan Menggunakan Metode Gamma,” no. June 2018, 2018, doi: 10.31227/osf.io/rf3se.

D. Berry, M. M. Naim, and D. R. Towill, “Business process re-engineering an electronic products supply chain,” IEE Proc. Sci. Meas. Technol., vol. 142, no. 5, pp. 395–403, 1995, doi: 10.1049/ip-smt:19952179.

P. M. Budhiputra and K. P. Putra, “Smart city framework based

on business process re-engineering approach,” 2016 Int. Conf. ICT Smart Soc. ICISS 2016, no. July, pp. 69–73, 2016, doi: 10.1109/ICTSS.2016.7792851.

S. Ghanadbashi and R. Ramsin, “Towards a method engineering approach for business process reengineering,” IET Softw., vol. 10, no. 2, pp. 27–44, 2016, doi: 10.1049/iet-sen.2014.0223.

M. A. Md Sin, M. R. Razalli, and N. Hasnan, “Business Process Re-Engineering (BPR) and performance of Islamic Banking branches in Kedah: Maqasid Al-Shari’ah perspective,” 2nd Int. Symp. Technol. Manag. Emerg. Technol. ISTMET 2015 - Proceeding, no. 1, pp. 79–83, 2015, doi: 10.1109/ISTMET.2015.7359005.

S. Y. Huang, C. H. Lee, A. A. Chiu, and D. C. Yen, “How business process reengineering affects information technology investment and employee performance under different performance measurement,” Inf. Syst. Front., vol. 17, no. 5, pp. 1133–1144, 2015, doi: 10.1007/s10796-014-9487-4.

T. Immawan, C. I. Asmarawati, and W. N. Cahyo, “Business Process Reengineering in a Sago Production Process,” Proc. - 2018 4th Int. Conf. Sci. Technol. ICST 2018, vol. 1, pp. 1–5, 2018, doi: 10.1109/ICSTC.2018.8528602.

D. Karagiannis, H. C. Mayr, and J. Mylopoulos, “Domain-specific conceptual modeling: Concepts, methods and tools,” Domain-Specific Concept. Model. Concepts, Methods Tools, pp. 1–594, 2016, doi: 10.1007/978-3-319-39417-6.

N. Maryam and S. A. Khan, “Business process re-engineering for smart manufacturing,” 2017 IEEE 8th Annu. Ubiquitous Comput. Electron. Mob. Commun. Conf. UEMCON 2017, vol. 2018-Janua, pp. 424–430, 2017, doi: 10.1109/UEMCON.2017.8249028.

A. Nurlifa, N. Sulistianingsih, and V. M. Haqni, “Rekayasa Ulang Proses Bisnis Administrasi Tugas Akhir dan Wisuda,” Semin. Nas. Apl. Teknol. Inf., pp. 11–17, 2013.

B. Zuhaira et al., “Identifying Deviations in Software Processes,” IEEE Access, vol. 5, pp. 20319–20332, 2017, doi: 10.1109/ACCESS.2017.2757954.

D. A. Pradhipta, W. Suharso, and M. S.Kom., M.kom, “Business process reengineering pada kejaksaan negeri Batu,” J. Repos., vol. 1, no. 2, p. 159, 2020, doi: 10.22219/repositor.v1i2.255.

H. Wasiati, “LAPANGAN MAHASISWA MENGGUNAKAN BUSINESS PROCESS REENGINEERING DI STMIK AKAKOM Hera Wasiati,” J. Teknol. Inf., vol. 10, no. 28, 2015.

B. A. Wardhana, D. Pujotomo, and S. N. W.P., “Usulan Perbaikan Proses Bisnis Dengan Konsep Business Process Reengineering (Studi Kasus : Permata Guest House),” J@Ti Undip J. Tek. Ind., vol. 8, no. 1, pp. 59–72, 2013, doi: 10.12777/jati.8.1.59-72.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3846

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144