IDENTIFIKASI USER PERSONA MENGGUNAKAN MODEL ITERATIF UNTUK PENGGALIAN PENGETAHUAN PENGGUNA PERANGKAT LUNAK

Firman Noor Praadita, Wahyu Andhyka Kusuma, Bayu Anom Buono, Alvandy Rochmad Hidayatulloh

Abstract


 Identifikasi kebutuhan dalam pengembangan perangkat lunak merupakan tahap awal yang sangat penting dan berpengaruh terhadap tahap-tahap pengembangan selanjutnya. Dalam tahap ini terdapat salah satu metode yang digunakan, yaitu User Persona. Persona memungkinkan seluruh design dan development team untuk memastikan sebuah user story yang efektif. Metode ini menghasilkan produk yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan user sehingga kemungkinan besar proyek akan berhasil.Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan memodifikasi metode User Persona yang telah dikembangkan oleh beberapa penelitian terdahulu dengan menerapkan metode iterative yang digunakan untuk menghasilkan berbagai perspektif yang berbeda dari setiap persona.Dalam penelitian ini menggunakan teknik pendekatan persona yang digunakan oleh Goodwin yang merupakan hasil dari modifikasi metode Cooper.Menerapkan metode Cooper merupakan salah satu opsi yang tepat untuk mengidentifiaksi kebutuhan perangkat lunak. Namun dibutuhkan beberapa kali iterasi untuk mendapatkan informasi dari masing-masing pengguna.Identifikasi kebutuhan untuk pengembangan perangkat lunak yang sesuai dengan keinginan dan kehendak user dapat diperoleh dengan metode User Persona. Dengan metode User Persona, pengembang dapat melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas perangkat lunak yang user friendly.

Keywords


Persona, Metode, User Persona, Identifikasi Kebutuhan

Full Text:

PDF

References


J. W. Castro, S. T. Acuña, and N. Juristo, “Enriching requirements analysis with the personas technique,” CEUR Workshop Proc., vol. 407, no. June 2014, 2008.

A. Cooper and R. Reimann, “Modeling Users: Personas and Goals,” About Face 2.0 Essentials Interact. Des., 2003.

A. Cooper, R. Reimann, and D. Cronin, About Face 3: The essentials of interaction design. 2007.

A. Jansen, M. Van Mechelen, and K. Slegers, “Personas and behavioral theories: A case study using self-determination theory to construct overweight personas,” in Conference on Human Factors in Computing Systems - Proceedings, 2017, doi: 10.1145/3025453.3026003.

S. T. Acuña, J. W. Castro, and N. Juristo, “A HCI technique for improving requirements elicitation,” Inf. Softw. Technol., vol. 54, no. 12, pp. 1357–1375, 2012, doi: 10.1016/j.infsof.2012.07.011.

T. Miaskiewicz, T. Sumner, and K. A. Kozar, “A Latent Semantic Analysis methodology for the identification and creation of personas,” Conf. Hum. Factors Comput. Syst. - Proc., pp. 1501–1510, 2008, doi: 10.1145/1357054.1357290.

J. Grudin and J. Pruitt, “Personas, Participatory Design and Product Development: An Infrastructure for Engagement,” PDC, 2002.

S. G. Jung, J. An, H. Kwak, M. Ahmad, L. Nielsen, and B. J. Jansen, “Persona generation from aggregated social media data,” in Conference on Human Factors in Computing Systems - Proceedings, 2017, doi: 10.1145/3027063.3053120.

B. Ferreira, G. Santos, and T. Conte, “Identifying possible requirements using personas: A qualitative study,” ICEIS 2017 - Proc. 19th Int. Conf. Enterp. Inf. Syst., vol. 2, no. Iceis, pp. 64–75, 2017, doi: 10.5220/0006311600640075.

D. Idoughi, A. Seffah, and C. Kolski, “Adding user experience into the interactive service design loop: A persona-based approach,” Behav. Inf. Technol., vol. 31, no. 3, pp. 287–303, 2012, doi: 10.1080/0144929X.2011.563799.

M. Aoyama, “Persona-and-scenario based requirements engineering for software embedded in digital consumer products,” Proc. IEEE Int. Conf. Requir. Eng., no. June, pp. 85–94, 2005, doi: 10.1109/re.2005.50.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3825

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144