PERENCANAAN BURNER KO-ANULAR LPG UNTUK TUNGKU TEMPA

Sudarman Sudarman

Abstract


Kualitas hasil produk alat-alat pertanian lokal masih kurang dapat diandalkan. Salah satu faktor penyebab tak berkembangya adalah harga dan mutu produk alat-alat ertanian tersbut. Mutu produk dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain bahan baku, ketrampilan, peralatan,desain dan pengembagannya.Salah satu peralatan yang penting adalah tungku, cara pembakaran dan bahan bakarnya. Hingga saat ini, pandai besi masih mengandalkan arang kayu sehingga waktu dan biaya operasional cukup tinggi. Oleh karena itu perlu ada konversi bahan bakar dari arang menjadi bahan bakar LPG yang semakin hari semakin mudah didapat dimaa saja. Untuk membakar LPG memerlukan alat pembakar yag dalam hal ini disebut burner, dimana harganya masih terlalu tinggi, untuk itu diperlukan desain alat pembakar yang sederhana, mudah dibuat dan dirawat, serta bahan dapat diperoleh dengan mudah. Untuk itulah diperlukan perencanaan burner LPG sesuai kebuutuhan tempa. Hasil desain burner menghasilkan kapasitas 2000 kJ/jam, dengan diameter nosel LPG 2 mm, diameter mixing chamber 30/20 mm panjang 40mm, pipa mixing 20 mm dengan anjang 200 mm, sedangkan difuser 20/30 mm dengan panjang 40 mm. Praktisnya, mixing chamber dan difuser menggunakan reducer pipa air ¾ /1 ¼ inch, pipa mixing menggunakan pipa air ¾ inchKata kunci: burner, ko-anular, tempa.

Keywords


Burner, ko-anular, LPG

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3785

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144