ELISITASI KEBUTUHAN MENGGUNAKAN PERSONA UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN PENGGUNA PERANGKAT LUNAK

shubhi wahyudi

Abstract


Elisitasi Kebutuhan dalam proses pengembangan Software engineering Merupakan fase yang sangat penting pada siklus pengembangan Perangkat Lunak karena ditahap ini akan menentukan mengenai system yang akan dibuat dengan tepat, Pada fase elisitasi kebutuhan user harus dilibatkan agar dapat menentukan kualitas user experience pada system. User Persona merupakan salah satu metode elisitasi kebutuhan yang berguna dalam menggali kebutuhan. Suatu pendekatan interaksi antara manusia dengan computer yang memungkinkan pengembangnya memahami lebih dalam karakteristik dan behavior user berkaitan dengan masalah yang ada disebut persona. Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah absensi akademik kampus dimana system absensi akademik yang digunakan sekarang dinilai kurang efektif dan efisien, terutama dari segi waktu penggunaan dikarenakan metode Scan KTM hanya bisa digunakakan secara bergantian dan membutuhkan waktu lama dalam penggunaanya. Pada penelitian ini akan di implementasikan user persona untuk memenuhi elisitasi kebutuhan berkaitan dengan hubungan absensi akademik oleh dosen dan mahasiswa dengan mengumpulkan karakteristik dan behavior dosen dan mahasiswa yang berkaitan dengan masalah ini. Untuk meningkatkan elisitasi kebutuhan terhadap masalah system absensi akademik menggunakan metode atau konsep user persona agar system absensi akademik dapat digunakan dengan efiisien. Penggunaan user persona pada tahap elisitasi kebutuhan perangkat lunak ini akan memudahkan pemahaman tentang apa yang perlu dikembangkan karena Teknik ini berorientasi pada pemahaman pengembangan terhadap user.

Keywords


Pengembangan Perangkat Lunak, HCI, Elisitasi Kebutuhan

Full Text:

PDF

References


J. C. Sampaio do Prado Leite and P. A. Freeman, “Requirements Validation Through Viewpoint Resolution,” IEEE Transactions on Software Engineering, vol. 17, no. 12. pp. 1253–1269, 1991, doi: 10.1109/32.106986.

P. Zave, “Classification of research efforts in requirements engineering,” ACM Comput. Surv., vol. 29, no. 4, pp. 315–321, 1997, doi: 10.1145/267580.267581.

J. Fernandes, D. Duarte, C. Ribeiro, C. Farinha, J. M. Pereira, and M. M. Da Silva, “IThink : A game-based approach towards improving collaboration and participation in requirement elicitation,” Procedia Comput. Sci., vol. 15, pp. 66–77, 2012, doi: 10.1016/j.procs.2012.10.059.

R. S. Wahono, “Analyzing Requirements Engineering Problems,” IECI Japan Work., no. JANUARY 2003, pp. 55–58, 2003.

T. Hewett et al., ACM SIGCHI Curricula for Human-Computer Interaction. 1992.

P. Banerjee, “About Face 2.0: The Essentials of Interaction Design: Alan Cooper and Robert Reimann Published by John Wiley & Sons, 2003, 576 pp, ISBN 0764526413,” Inf. Vis., vol. 3, no. 3, pp. 223–225, 2004, doi: 10.1057/palgrave.ivs.9500066.

S. T. Acuña, J. W. Castro, and N. Juristo, “A HCI technique for improving requirements elicitation,” in Information and Software Technology, 2012, vol. 54, no. 12, pp. 1357–1375, doi: 10.1016/j.infsof.2012.07.011.

B. Ferreira, G. Santos, and T. Conte, “Identifying possible requirements using personas: A qualitative study,” ICEIS 2017 - Proc. 19th Int. Conf. Enterp. Inf. Syst., vol. 2, no. Iceis, pp. 64–75, 2017, doi: 10.5220/0006311600640075.

J. Nielson and J. Landauer, “A mathematical model of finding the usability problem. Proceedings of the CHI 93 proceedings of the Interact conference on human factors in computing systems,” Espac. Trab. Matemático. Quinto Simp. Int., pp. 206–213, 1993, doi: 10.1145/169059.169166.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3781

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144