ANALISIS KETERLAMBATAN PROYEK PASAR BESAR NGAWI MENGGUNAKAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD)

Farid Yudha Umbara

Abstract


Dalam proyek konstruksi kendala yang seringkali dijumpai antara jadwal rencana dan pelaksanaan pekerjaan proyek dilapangan tidak sesuai, yang dapat disebabkan oleh banyak faktor. Dampak yang sering terjadi akibat ketidaksesuaian ini adalah keterlambatan waktu pelaksanaan proyek dan meningkatnya biaya pelaksanaan proyek Untuk mengembalikan tingkat kemajuan proyek ke rencana semula diperlukan suatu upaya percepatan durasi proyek walaupun akan diikuti meningkatnya biaya proyek. Oleh karena itu diperlukan analisis optimalisasi durasi proyek sehingga dapat diketahui berapa lama suatu proyek tersebut diselesaikan dan mencari adanya kemungkinan percepatan waktu pelaksanaan proyek dengan metode CPM (Critical Path Method - Metode Jalur Kritis) melalui Microsoft Project. Hasil analisis diperoleh bahwa dengan penambahan pekerja sebanyak 40% didapatkan durasi percepatan proyek sebesar 264 hari yang memiliki selisih sebesar 24 hari dan biaya tenaga kerja awal proyek pembangunan yaitu Rp.1.701.641.713,38, total biaya yang didapatkan setelah pelaksanaan crashing adalah Rp. 2.272.011.908,58 dengan tambahan biaya akibat crashing sebesar Rp. 570.370.195,20.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3775

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144