PERENCANAAN DINDING PENAHAN PASANGAN BATU KALI PADA SUMBER AIR PANAS DI NGANGET - TUBAN

Hary Suriyanto

Abstract


Tanah merupakan unsur penting dalam perencanaan konstruksi karena pada tanahlah berdiri suatu bangunan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan faktor kestabilan tanah. Salah satu cara yang digunakan dalam pengendalian kestabilan tanah agar tidak mengalami kelongsoran adalah dengan membangun dinding penahan tanah. Dinding penahan tanah adalah suatu struktur konstruksi yang dibangun untuk menahan tanah yang mempunyai kemiringan/lereng dimana kemantapan tanah tersebut tidak dapat dijamin oleh tanah itu sendiri. Bangunan dinding penahan tanah digunakan untuk menahantekanan lateral yang ditimbulkan oleh tanah urugan atau tanah asli yang labil akibat kondisi topografinya. Pembangunan dinding penahan tanah haruslah benar–benar berdasarkan perhitungan kestabilan dan faktor keselamatan karena kesalahan yang terjadi dalam pembangunan dinding penahan tanah dapat berakibat fatal, seperti kerugian harta dan korban jiwa. Ketika merancang dinding penahan tanah, selain memperkirakan dimensi yang akan dipakai, juga memperhatikan beban–beban yang bekerja pada dinding penahan tanah itu sendiri misalnya,berat sendiri dinding penahan, berat tanah, dan beban tambahan lainnya.Untuk menghitung beban–beban tersebut terdapat peraturan–2peraturan yang mengikat seperti yang tertera pada BMS 1992dan SNI1725:2016. Oleh sebab itu,penulis tertarik untuk mengevaluasi perbedaaan yang terdapat antara kedua peraturan tersebut dan membandingkannya dengan hasil perhitungan yang didapat tanpa menggunakan faktor beban

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3759

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144