PERCEPATAN PROYEK DENGAN METODE CRASHING PROYEK PERPUSTAKAAN DAERAH NGAWI

Anang Setiyawan

Abstract


Perlunya dilakukan percepatan pada pekerjaan proyek Pasar Besar Ngawi dengan tujuan menganalisis biaya dan waktu proyek akibat percepatan yang dilaksanakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan kuantitatif dengan melakukan survei lapangan atau studi lapangan. Data yang dibutuhkan adalah data sekunder. Teknik analisis data dengan menggunakan metode crashing.Sesuai dengan tujuan penelitian dan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Aktivitas kritis pada proyek didapatkan dari hasil input data proyek kedalam Ms. Project berdasarkan aktivitas pendahulu. Pekerjaan yang termasuk dalam aktivitas kritis adalah Pekerjaan Beton, Pekerjaan Pintu/Jendela, dan Pekerjaan Lantai dan Pelapis Dinding pada Lt. 2. (2) Dari hasil perhitungan dengan penambahan pekerja sebanyak 40% pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis proyek didapatkan durasi percepatan proyek sebesar 217 hari yang memiliki selisih sebesar 21 hari dari durasi awal proyek yaitu 196 hari. (3) Dari biaya tenaga kerja awal proyek pembangunan yaitu Rp.1.701.641.713,38, total biaya yang didapatkan setelah pelaksanaan crashing adalah Rp. 24.600.470,43 dengan tambahan biaya akibat crashing sebesar Rp. 8.704.448,77.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i6.3751

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144