PENGARUH VARIASI KUAT ARUS PADA LAS SMAW (SHIELDING METAL ARC WELDING) TERHADAP DISTORSI DAN SIFAT MEKANIK DESSIMILAR STAINLESS STEEL 304 DAN BAJA A 36

Nur Subeki

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus las SMAW (Shielding Metal Arc Welding) terhadap distorsi, kekerasan dan kekuatan tarik pada sambungan Stainless Steel 304 yang disambung Baja karbon rendah A 36 dengan Elektroda E308-16. Variasi arus yang digunakan adalah 60 ampera, 70 ampera dan 80 ampera. Setelah proses pengelasan, dilanjutkan dengan menyiapkan ke 3 matrial yang sudah dilas dengan mengunakan 3 variasi arus berbeda untuk mengetahui tingkat distorsi, selanjutnya membuat 9 spesimen untuk pengujian Tarik dengan standar tipe alat UH 30A SHIMADZU , 3 spesimen untuk pengujian kekerasan, setelah itu dilakukan uji distorsi, uji kekerasan dan uji Tarik. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah proseses pengelasan pada pengujian distorsi spesimen Stainless Steel 304 memiliki tingkat distorsi lebih rendah di bandingkan baja karbon rendah A 36 yang lebih banyak cekungan setelah pengelasan. Pada hasil pengelasan kekuatan Tarik hasil las dengan perlakuan pengelasan pada semua variasi arus lebih besar dari raw matrial Stainless stell 304 dan lebih rendah dari raw matrial Baja A 36. Nilai kekuatan Tarik optimal pada spesimen dengan perlakuan pengelasan terdapat pada arus 60 ampera sebesar 285,646 Mpa. Setiap penambahan arus menujukan peningkatan nilai kekerasan, Kekerasan tertinggi pada Weld Metal adalah pada Arus 80 A spesimen baja A 36 denhgan nilai 552,359 kg/mm2 . Kekerasan tertinggi pada daerah Weld Metal adalah pada arus 70 A pada spesimen Stainless Steel 304 dengan nilai 519,801 kg/mm2 . Kekerasan tertinggi di daerah HAZ pada variasi 80 A spesimen Stainless Steel 304 dengan nilai 505,155 kg/mm2 . Variasi arus las 60 A adalah variasi yang ideal untuk digunakan dalam pengelasan.

Keywords


Arus listrik , Las SMAW, Sambungan Stainless Steel 304 dan Baja A 36, Tegangan Sisa, Distorsi, Kekuatan Tarik, Kekerasan

Full Text:

PDF

References


Bakhori, A. 2017. Perbaikan Metode Pengelasan Smaw ( Shield Metal Arc Welding ) Pada Industri Kecil Di Kota Medan. 13(1), 14–21.

Hamid, A. (n.d.). Pengelasan 3. 26–36.

Hendrianto, M. 2018. MENGGUNAKAN SMAW Amir Arifin , M Hendrianto. IV(1), 2

Iswanto, P. T., & Himarosa, R. A. 2017. Karakterisasi Sambungan Smaw Baja Karbon Rendah Menggunakan 3 Jenis Elektroda. Material Dan Proses Manufaktur, 1(2), 103–109.

Jamasri, Ilman, M. N., Soekrisno, R., & Triyono. 2011. Corrosion fatigue behavior of resistance spot welded dissimilar metal welds between carbon steel and austenitic stainless steel with different thickness. Procedia Engineering, 10, 649–654. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2011.04.108

Mizhar, S., & Pandiangan, I. H. 2014. Pengaruh Masukan Panas Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan dan Ketangguhan pada Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dari Pipa Baja Diameter 2,5 inch. Jurnal Dinamis, III(14), 16–22.

Mulyaningsih, N., Jurusan, D., Mesin, T., Teknik, F., & Tidar, U. 2017. Pengaruh Cairan Tubuh Manusia Terhadap Korosi. Jurnal Wahana Ilmuwan, 3(1), 153–160.

Naharuddin, D. 2015. Kekuatan Tarik Dan Bending Sambungan Las Pada Material Baja Sm 490 Dengan Metode Pengelasan Smaw Dan Saw. Jurnal Mekanikal Januari, 6(2015), 550–555.

Prasad, K. S., Rao, C. S., & Rao, D. N. 2014. A Review on Welding of AISI 304L Austenitic Stainless Steel. Journal for Manufacturing Science and Production, 14(1), 1–11. https://doi.org/10.1515/jmsp-2012-0007

Prastita, I. W. P., & Yunus. 2014. Pengaruh Variasi Arus dan Jenis Elektroda Hasil Proses Pengelasan SMAW Terhadap Cacat Las Menggunakan Pengujian Ultrasonik Phased Array. Jurnal Teknik Mesin, 2(3), 29–37.

Riyadi, Setyawan, D., Jurusan, M., Perkapalan, T., Pengajar, S., Teknik, J., … Kelautan, F. T. 2011. Analisa Mechanical Dan Metalurgical Baja Karbon A36. 1–12.

Santoso, T. B., Solichin, & Hutomo, P. T. 2015. Pengaruh Kuat Arus Listrik Pengelasan Terhadap Kekuatan Tarik dan Struktur Mikro Las SMAW dengan Elektroda E7016. Jurnal Teknik Mesin, (1), 56–64.

St, S. D. A. N., L, M. Y. N., Suryanto, H., Qolik, A., Mesin, J. T., Teknik, F., … Semarang, J. 2016. DAN KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN DISSIMILAR STAINLESS Rancangan Penelitian penelitian deskriptif eksperimental . Untuk Bahan tahan karat jenis stainless steel 304 dan baja Prosedur Pengelasan SMAW dengan jenis butt joint . Salah satu. (1), 1–12.

Sunandar, A. F. 2012. Perbedaan karakteristik..., Arif Fisca Sunandar, FT UI, 2012.

Suryanto, H., Mesin, J. T., Teknik, F., & Malang, U. N. 2016. PENGARUH VARIASI ARUS LISTRIK PENGELASAN TITIK ( SPOT WELDING ) TERHADAP KEKUATAN GESER , KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA SAMBUNGAN DISSIMILAR BAJA STAINLESS STEEL AISI 304 DENGAN BAJA KARBON RENDAH ST 41. (2).

Widodo & suheni 2016. (1385). Variasi Jenis Kampuh Las dan Kuat Arus pada Pengelasan Logam tidak Sejenis Material Stainless Steel 304L dan Baja AISI 1040 dengan Gas Tungsten Arc Welding.

Yakub, Y., & Media Nofri. 2013. Variasi Arus Listrik Terhadap Sifat Mekanik Mikro Sambungan Las Baja Tahan Karat AISI 304. WIDYA Eksakta, 1(I), 7–11.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i5.3179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144