PENGARUH KATALIS ARANG AKTIF TERHADAP KECEPATAN API PEMBAKARAN PREMIXED SOYBEAN OIL

Sudarman Sudarman, Yepy Komaril Sofi'i, Andinusa Rahmandhika

Abstract


Pembakaran merupakan komponen signifikan dalam reaksi konversi energi, hampir semua energy di dunia dikonversi dari pembakaran berbahan bakar fossil. Sedangkan di Indonesia produksi bahan bakar tidak dapat memenuhi kebutuhan energi nasional. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah mengimpor bahan bakar dari berbagai negara. Hal ini mempunyai dampak terhadap ketahanan energi Indonesia. Maka dari itu saat ini bahan bakar alternatif sangat dibutuhkan. Biofuel adalah salah satu contoh bahan bakar alternatif yang dapat diterapkan di Indonesia. Selain itu biofuel merupakan bahan bakar yang dapat diperbarui. Salah satu contohnya adalah minyak nabati. Dalam penelitian ini soybean oil yang digunakan sebagai minyak nabati. Dari sudut pandang jumlah produksi, soybean oil lebih unggul dibandingkan dengan minyak nabati lainnya. Hal ini disebabkan soybean oil mempunyai kandungan polyunsaturated mencapai 61%. Kecepatan pembakaran api premixed menjadi fokus pada penelitian ini. Dari hasil penelitian yang didapatkan. Nilai kecepatan tertinggi dari setiap variasi pada penambahan arang aktif 0,035 g adalah 42,981 cm/s, penambahan arang aktif 0,025 g adalah 38,582 cm/s, penambahan arang aktif 0,015 g adalah 25,169 cm/s dan tanpa arang aktif adalah 25,139 cm/s. Penambahan arang aktif pada soybean oil mempunyai dampak yang signifikan terhadap kecepatan api pembakaran premixed. Semakin banyak kadar arang aktif kecepatan api akan meningkatpula. Hal ini menunjukkan bahwa arang aktif mempercepat reaksi pembakaran.

Keywords


Arang Aktif, Kecepatan Api, Pembakaran Premixed, Soybean Oil

Full Text:

PDF

References


MPOC. (2016). Oil and Fat World Production. Selangor Darul Ehsan: MPOC.

Nefasa, A, N; Legowo, A, M; Al Baari, A, N. (2013). Efek Penambahan Minyak Kedelai Terhadap Karakteristik Organoleptik Dan Kandungan Omega-6 Susu Pasteurisasi. Jurnal Pangan dan Gizi Vol. 04 No. 08

Mohd Iqbaldin MN et al (2013), Properties of Coconut Shell Activated Carbon. Journal of Tropical Forest Science 25(4): 497-503.

Rifwu, D, N. (2016). Kecepatan Pembakaran Premixed Campuran Minyak Jarak Liquefied Petroleum Gas (Lpg) Pada Circular Tube Burner. Jurnal Rekayasa Mesin Vol.7, No.2: 41 – 47 ISSN 0216-468X.

Rizky. (2016). Pengaruh Penambahan Karbon Aktif Terhadap Karakteristik Pembakaran Droplet Minyak Biji Bunga Matahari. Malang: Universitas Brawijaya.

Wardana, I.N.G. (2008). Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran. Malang: Brawijaya University Press.

Ketaren, S. 1986. Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Cetakan Pertama. Jakarta: UI-Press.

MY Thoha et al (2008). Pengaruh Suhu, Waktu dan Konsentrasi Pelarut Pada Ekstrasi Minyak Kacang Kedelai Sebagai Penyedia Vitamin E. Palembang: Universitas Sriwijaya.

Gates, Bruce C. (1992). Catalytic Chemistry. Newark: John Willey & Sons, Inc

Istadi. (2011). Teknologi Katalis untuk Konversi Energi: Fundamental dan Aplikasi, Edisi Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Yuen, FK and Hameed B.H. (2009). Recent Develoments in the Preparation and Regeneration of Activated Carbons by Microwaves. Journal Advances in Colloid and Interface Science (149): 19-27.

Mohd Iqbaldin MN et al (2013), Properties of Coconut Shell Activated Carbon. Journal of Tropical Forest Science 25(4): 497-503.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i5.3053

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144