ANALISIS VARIASI TEMPERATUR PENGERINGAN DAN PERSENTASE PEREKAT TERHADAP LAMA WAKTU PEMBAKARAN BIOPELET SEKAM PADI

Moh Jufri, Ilham Farosadid, Mulyono Mulyono, Ali Mokhtar

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara pengkonsumsi beras tertinggi didunia. Konsumsi beras yang tinggi akan mengakibatkan produksi beras yang harus dihasilkan juga tinggi untuk memenuhi kebutuhan domestik. Produksi beras yang tinggi akan menghasilkan limbah sekam yang tinggi pula. Pada tahun 2017 produksi padi di Jawa Timur sebesar 13.531.982,35 ton. Dari jumlah produksi padi tersebut,diketahui persentase sekam padi sebesar 20%  dan  jumlah sekam padi di Jawa Timur pada tahun 2018 sebesar 2.706.396,47 ton . Limbah ini berpotensi untuk dijadikan energi alternatif biopelet sekam padi sebagai salah satu energi alternatif. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pengaruh temperatur pengeringan dan persentase perekat pada pelet sekam padi terhadap lama pembakaran. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah metode experimental dengan bahan baku sekam padi yang telah dihaluskan kemudian dicampur dengan air dan  perekat dengan persentase perekat 10%, 15%, 20%  pada  temperatur pengeringan 90oC, 100oC, dan 110oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase perekat yang diberikan maka lama waktu pembakarannya akan semakin lama dan semakin tinggi temperatur pengeringan maka biopelet sekam padi akan semakin cepat terbakar dan kombinasi yang paling optimal adalah pelet dengan menggunakan persentase perekat 10% dengan  temperatur pengeringan 110oC. 

Keywords


Bioelet, sekam padi, perekat, waktu pembakaran

Full Text:

PDF

References


Arno Tarsiputra, Analisa Nilai Kalor Bahan Bakar Alternatif (Biopelet) Dari Kayu Jati, Kayu Sengon, dan Sekam Padi, Malang 2017.

Wakhid Arifin, Rancang Bangun Alat Konversi Biogas Limbah Cair Tempe Dan Pengujian Dengan Penambahan Variasi Campuran Sekam Padi, Surakarta 2016.

Muhammad Kadri dan Rugaya, Pemanfaatan Briket Sekam Padi Sebagai Bahan Bakar Alternatif Pengganti Minyak Tanah, 2013.

Rahmawati, Pembuatan dan Analisis Mutu Briket Arang Tempurung Kelapa Ditinjau dari Kadar Kanji, Makassar 2013.

D.Hendra dan Darmawan, Pembuatan Briket Arang dari Serbuk Gergajian Kayu Dengan Penambahan Tempurung Kelapa, Bogor 2002.

E.Roslinda, Kualitas Biopelet Dari Limbah Batang Kelapa Sawit Pada Berbagai Ukuran Serbuk dan Jenis Perekat, Pontianak 2015.

Lehmann B, Schroder HW, Wollenberg R, Repke JU.2012. Effect of miscanthus addition and different grinding processes on the quality of wood pellets. doi:10.1016/j.biombioe.2012.05.009. BiomassEnergy 44: 150-159

ZREU (Zentrum fur rationell Energieanwendung und Umwelt GmbH), 2000. Biomass in Indonesia-Business Guide.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i4.2295

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144