IMPLEMENTASI METODE SWOT DAN BCG UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PENJUALAN PADA UKM DAUR ULANG BAHAN LIMBAH KACA DI MALANG

Purnomo Purnomo Purnomo

Abstract


Usaha Kecil dan Menengah  (UKM) dewasa ini persaingannya cukup ketat. Namun, produksi UKM ini   terus mengalami penurunan dari  tahun  ke  tahun. Berdasarkan fishbone awal,  penyebab  penurunan  penjualan  ini  yaitu  faktor  manajemen,  persaingan  dengan  pengrajin  bahan kaca   dari  daerah lain,  inflasi,  pemasaran  yang  belum  optimal  dan  banyaknya  produk  impor. Faktor manajemen  menjadi  faktor  yang  paling  mempengaruhi  hal  ini.  Padahal  manajemen dituntut  untuk  mampu  merencanakan  strategi  bagi  suatu  organisasi  dan  pengambilan keputusan  yang bersifat strategis. Sehingga dibutuhkan suatu strategi bisnis bagi UKM daur ulang limba bahan kaca  untuk   membantu   manajemen   mengatasi   permasalahan   dan   tantangan   yang   akan  dihadapi. Penelitian  ini bertujuan  menganalisis  faktor  internal  dan  eksternal  UKM. Metode yang digunakan adalah SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi UKM. Kemudian dengan metode Boston Consulting Group untuk menyusun suatu perencanaan unit bisnis strategi dengan melakukan pengklasifikasian terhadap potensi keuntungan UKM bahan kaca. Hasil dari perhitungan dengan metode BCG didapatkan tingkat pertumbuhan pasarnya. Berdasarkan hasil analisa hasil matrik BCG, pada produk daur ulang bahan kaca  memiliki tingkat pertumbuhan pasar sebesar 14%, dan pangsa pasar relatif 0,36 < 1, sehingga perusahaan berada pada posisi Question Mark yang berarti perusahaan menghadapi pangsa pasar yang rendah akan tetapi dalam kondisi pertumbuhan pasar yang tinggi..

Keywords


Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman, Boston Consulting Group

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i4.2209

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144