OPTIMASI PARAMETER PROSES END MILLING DENGAN PENDINGINAN MINIMUM QUANTITY COOLING LUBRICATION

Dian Ridlo Pamuji

Abstract


Penentuan kombinasi variabel proses yang tidak tepat pada proses end milling akan menghasilkan kekasaran permukaan yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan variabel-variabel proses end milling dengan tepat. Suatu penelitian telah dilakukan untuk menentukan kombinasi variabel-variabel proses end milling pada material ASSAB XW-42 dengan menggunakan metode pendinginan Minimum Quantity Cooling Lubrication  untuk meminimalkan respon kekasaran permukaan Variabel-variabel proses yang divariasikan adalah  cairan pendingin (soluble oil dan vegetable oil), putaran spindel (178 rpm, 310 rpm dan 570 rpm), kecepatan makan (33.5 mm/menit, 59.4 mm/menit dan 111.9 mm/menit) dan kedalaman potong (0,125 mm, 0,25 mm dan 0,5 mm) dan Pahat yang digunakan pada penelitian ini adalah end mill solid carbide yang memiliki empat mata potong dengan diameter 10 mm. Rancangan percobaan ditetapkan dengan menggunakan metode Taguchi berupa matriks ortogonal L18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekasaran permukaan yang optimal diberikan oleh cairan pendingin level  2 yaitu  vegetable oil, putaran spindel level 3 570 rpm, kecepatan makan level 1 33.5 mm/menit dan kedalaman potong level 1  0.125 mm.

Keywords


end milling, kekasaran pemukaan, Minimum Quantity Cooling Lubrication, Taguchi.

Full Text:

PDF

References


Shammari MZA, Amwead AK, Hadi SA. Effect of Cutting Parameter On Surface Roughness When Milling Hardened AISI D2 Steel (56 HRC) Using Taguchi Techiques, Proceedings of The ASME 2012 International Mechanical Engineering Congress and Exposition (IMMECE 2012). 2012.

Xuefeng W, Xuefeng Y. Surface Roughness Analysis and Parameter Optimization of Mold Steel Milling, 4th CIRP Conference on Surface Integrity (CSI 2018). Procedia CIRP. 2018; 71: 317–321.

Rochim, T., Teori dan Teknologi Proses Pemesinan, Bandung, Institut Teknologi Bandung, 1993.

Kalpakjian S, Schmid SR. Manufacturing Engineering and Technology, Prentice Hall, 2009.

Yildiz Y, Nalbant, M. A Review Of Cryogenic Cooling In Machining Processes, International Journal of Machine Tools & Tools Manufacture. 2008; 848(9): 947–964.

Dahlin J, Isaksson M. Occupational Contact Dermatitis Caused By N -Butyl-1,2-Benzisothiazolin-3-One In A Cutting Fluid, Contact Dermatitis. 2015; 73(1): 60–62.

Eckerman HM, Suuronen K, Jolanki R. Analysis Of Allergens In Metalworking Fluids, Contact Dermatitis. 2008; 59: 261–267.

Luther R. Lubricant in The Environment, Lubricants and Lubrication, Theo Mang and Wilfried Dreseled, 2nd., WILEY-VCH Verlag GmbH & Co. KGaA. 2007; 176-180.

Pamuji DR, Soepangkat BOP, Winarto. Optimization Of Multi Response In End Milling Process Of Assab Xw-42 Tool Steel With Liquid Nitrogen Cooling Using Taguchi Grey-Fuzzy Method, ARPN Journal of Engineering and Applied Sciences. 2016; 11(4): 2734–2740.

Pamuji DR, Wahid MA, Rohman A, Sonief AA, Choiron, MA. Optimization of Multiple Response Using Taguchi-WPCA In ST 60 Tool Steel Turning Process With Minimum Quantity Cooling Lubrication (MQCL) Method, Aceh International Journal Science and Technology. 2018; 7(1): 44–55.

Zhang S, Li JF, Wang YW. Tool Life And Cutting Forces In End Milling Inconel 718 Under Dry And Minimum Quantity Cooling Lubrication Cutting Conditions, Journal Clean Productuion. 2018; 32: 81–87.

Maruda RW, Krolczyk GM, Feldshtein E, Pusavec F, Szydlowski M, Legutko S. A Study On Droplets Sizes, Their Distribution And Heat Exchange For Minimum Quantity Cooling Lubrication (MQCL), International Journal Machine Tools and Manufacture. 2016; 100: 81–92.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i4.2206

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144