EKSTRAKSI FITUR (BENTUK DAN TEKSTUR) PADA SEL DARAH MERAH PENDUDUK INDONESIA UNTUK MENGENALI SPESIES DAN FASE PARASIT MALARIA

Lusi ana agustien

Abstract


Malaria adalah penyakit reemergin, yaitu penyakit yang menular kembali secara massal, penyakit ini ditularkan oleh nyamuk Anopheles dan banyak dijumpai di daerah tropis. Di indonesia Sejak tahun 2000 kematian akibat malaria secara global telah menurun. Pola identifikasi yang dilakukan selama ini dengan menentukan parasit pada citra microscopis sediaan darah tipis memerlukan keahlian khusus dan pengalaman analisis yang cukup mumpuni, karena sedikit saja terjadi kesalahan akan memberikan memberikan dampak kesalahan diagnosis yang cukup signifikan.Dalam penelitian ini akan dilakukan proses ekstraksi fitur bentuk dan tekstur untuk mengenali spesies dan fase dalam penyakit malaria menggunakan. k-means clustering dan Naïve bayes classifier untuk fitur tekstur dan Untuk fitur bentuk menggunakan fungsi regionprops dengan fitur – fitur yang akan digunakan antara lain area, centroid, boundingBox, eccentricity, equivDiameter. Objek citra yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah spesies Plasmodium Malariae, Plasmodium Falciparum, Plasmodium Vivax dan Plasmodium Viva. Menggunakan data sebanyak 60 Citra preparat darah, masing – masing 15 citra preparat untuk setiap spesies.Hasil dari penelitian in Ekstrasi fitur tekstur menggunakan GLCM dengan empat parameter dan ekstrasi fitur bemtuk menggunakan fungsi regionprops dengan empat parameter tidak dapat mengekstrasi jenis dan fase parasit malaria dengan baik pada objek sel darah dengan backgroud-nya yang tidak homogen

Keywords


ekstraksi fitur, Malaria, GLMC, regionprops

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i4.2203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144