MODEL KOMUNIKASI NIRKABEL MENGGUNAKAN NODE SEBAGAI HOST DAN ROUTER

M Chasrun Hasani

Abstract


Keamanan Nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan wujud dari salah satu tujuan bernegara, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Sebagai Negara berdaulat Indonesia harus mempersiapkan kekuatan pertahanan, meski pun dalamwaktu dekat kemungkinan terjadi perang masih sangat kecil. Kebutuhan akan telekomunikasi menjadi hal yang sangat wajar dan merupakan salah satu jalanmenuju perubahan peradaban. Bidang telekomunikasi yang berkembang saat ini adalah bidang komunikasi taktis. Secara umum komunikasi taktis memungkinkan dilakukannya pertukaran informasi dalam kondisi yang sama sekali berbeda dengan komunikasi komersial. Daerah terpencil yangdilanda bencana, wilayah industri pertambangan dan daerah operasi militer merupakan wilayah – wilayah yang seringkali menjadi pengguna dari sebuah sistem komunikasi taktis. Komunikasi taktis haruslah memenuhi beberapa kriteria yang tentunya berbeda dengan komunikasi komersial. Komunikasi ini harus dapat dilakukan melalui sarana komunikasi nirkabel, node dapat memainkan dua peran yakni sebagai host dan router. Pada sistem ini juga tidak ada controller terpusat dan infrastruktur tetap. Topologi jaringan selalu dinamis sehingga memungkinkan seringnya routing update.

Full Text:

PDF

References


M. Nazar, “C4ISR TNI: Ulasan dan Konsep yang Akan Datang”, , Oktober 2011.

G. F. Elmasry, "A Comparative Review of Commercial vs Tactical Wireless Networks", IEEE Communications Magazine, pp. 54-59, Oktober 2010.

N. Grumman, “Link 22 Guidebook Overview”, Space & Mission. Systems Corp. Network Communications Division, San Diego, 2010.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i1.2124

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144