PENINGKATAN DAYA SEL SURYA BERBAHAN TEMBAGA OKSIDA (CuO) DAN SENG OKSIDA (ZnO)

Diding Suhardi

Abstract


Cadangan minyak Indonesia diperkirakan cukup untuk 7 tahun lagi, disisi lain kebutuhan energi semakin meningkat, maka perlu diupayakan mencari sumber energi baru dan terbarukan. Potensi energi yang menarik dikembangkan adalah sumber energi surya, menggunakan sel surya sebagai alat pengkonversi energi menjadi energi listrik yang terbarukan. Selama ini masyarakat sulit membeli selsurya karena harga masih mahal terutama yang berbahan silikon, dan teknik pembuatan belum diketahui. Tujuan mengembangkan sel surya bahan tembaga oksida dan seng oksida menggunakan dielektrikum cair, diaplikasikan pada atap rumah, dari bahan yang murah, mudah didapatkan, pembuatan sederhana, mudah diperbaiki, efisiensi cukup tinggi, sehingga menarik dan mempunyainilai ekonomi.Metode penelitian deskriptif eksploratif kemudian deskriptif analisis. Dengan menirukan cara kerja fotogenerasi electron hole pada photocell, tetapi diaplikasikan pada tembaga sebagai sumber electron dan seng sebagai sumber hole, dielektrikum cair untuk memudahkan electron-hole berpindah daripermukaan ke kutub positip dan negatip. Hasil yang telah dicapai sel ini adalah arus listrik antara 50 hingga 86 mikro Amper, tegangan 9,7 hingga 49,7 mikro Volt, sehingga sel surya menghasilkan daya sebesar 0,485 hingga 4,274 miliWatt untuk ukuran luas 0,01 m2 atau menghasilkan daya sebesar 4,85 Watt hingga 42,74 Watt per m2.

Full Text:

PDF

References


Arakawa H. et al. 2008. “ Efficient Dye-sensitized Solar Cells Using Zinc Oxide Powder” National Inst. Materials and Chemical Res. July 2008.

Dally, James W et al. 2007. “Using Less Explosive Eosine – Y and Mercurochrome”. IEEE Trans. On PWRD. Vol. 2, p.205. 2007.

Elandbird, F et al. 2008. “Current-Voltage Characteristics of The Solar Cells With These Electrodes Were Examined”. IEEE Transaction on Industry Applications, Vol. 7. No. 2. Jun. 2008. pp 453 – 458.

Janu, Kapoor et al. 2008 “ Mercurochrome Dye Exhibits High Photoelectric Conversion Efficiency Over 60% in a Wide Region Up to 450-520nm“. IEEE Trans.on PWRD. Vol. 2. No. 2.pp.178. 2008

R.K Smith et al. 2008. “Electrodes of High Specific Surface Area by Nano ZnO Particles” .IEEE Trans. On PWRD. Vol. 4. No. 2. p. 334. 2008.

Suhardi, Diding. 2007 “Desain dan Pembuatan Sel Surya Berbahan Seng Oksida (ZnO) dan Tembaga Oksida (CuO)” DPP UMM. 2007.

Suhardi, Diding. 2008 “Rekayasa Pembuatan Sel Surya Berbahan Dasar Aluminium Oksida (AlO) Dengan Media Larutan NaCl”. DP2M UMM. 2008.

Suhardi, Diding. 2010 “Rekayasa Pembuatan Sel Surya Dengan Bahan Dasar Tembaga Oksida (CuO) Dengan Media Larutan NaCl ”. DP2M UMM. 2010.

Suhardi, Diding. 2012 Jurnal SimNas RAPI –X 2012. ISSN: 1412-9612, “Prototipe Sel Surya Tembaga Oksida (CuO) Dan Aluminium Oksida (AlO) Dielektrikum NaCl“hal. 36–42, UnMuh Surakarta 2012.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i1.2014

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144