PEMANFAATAN PASIR VULKANIK GUNUNG KELUD SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN ATB (ASPHALT TREATED BASE ) TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK MARSHALL TEST

Andi Syaiful Amal, Khoirul Abadi

Abstract


Pemanfaatan limbah pasir vulkanik Gunung Kelud sebagai material pekerasan jalan adalah salah satu cara untuk memanfaatkan limbah dari erupsi Gunung Kelud beberapa waktu lalu sebagai bahan alternatif pembuatan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan pasir vulkanik Gunung Kelud sebagai agregat halus terhadap nilai marshall test pada campuran asphalt treated base ( ATB ). Pemanfaatan agregat halus dengan pasir vulkanik Gunung Kelud dibuat dengan 3 variasi campuran, yaitu campuran standar ATB ( pasir alam + abu batu ), variasi 1 ( pasir alam + pasir vulkanik ), variasi 2 ( abu batu + pasir vulkanik ) dan variasi 3 ( pasir alam + abu batu + pasir vulkanik ). Hasil penelitian diketahui, bahwa pemanfaatan pasir vulkkanik Gunung Kelud secara umum meningkatkan kualitas campuran asphalt treated base ( ATB ). Pada proporsi kadar aspal 5,40% yang terbaik dengan marshall stabilitas 1291,9 kg, marshall quotient 4,25 KN/mm dan film thickness 11,53 mm serta volume air void 4,90%.

Full Text:

PDF

References


Anonim, 1998, Bahan Bitumen TB.18 – TB.20, Jakarta, Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum [2] Anonim, 1998, Bahan Perkerasan Jalan, Jakarta, Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum. [3] Anonim, 2000, Metode Pengujian Bahan-bahan Aspal, Jakarta, Yayasan Badan Penerbit, Pekerjaan Umum [4] Anonim, 2001, Spesifikasi Baru Beton Aspal Campuran Panas, Jakarta, Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. [5] Anonim, 2007, Formula Campuran Kerja Asbuton Campuran Beraspal Panas, Jakarta, Departemen Pekerjaan Umum. [6] Anonim, 2007, Uji Laboratorium Bahan Jalan Untuk Campuran Beraspal, Jakarta, Departemen Pekerjaan Umum. [7] Andi SA, 2001, Perbandingan Karakteristik Campuran Aspal Penetrasi 60/70 Dengan Aspal Emulsi Jenis Cationic Rapid Setting Pada Campuran ATB, Laporan Tidak Dipublikasikan DP2M Universitas Muhammadiyah Malang [8] Andi SA, 2009, Variasi Perendaman Pada Campuran Beton Aspal Terhadap Nilai Stabilitas Marshall, Prosiding Simposium XII Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi, Universitas Kristen Petra Surabaya. [9] Andi SA, 2010, Pemanfaatan Abu Bagasse Sebagai Filler Terhadap Nilai Marshall Test Pada Campuran ATB, Prosiding Simposium XIII Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. [10] Andi SA, 2011, Pengaruh Bentuk Penggunaan Agregat Kasar Terhadap Nilai Stabilitas Pada Campuran Aspal Beton, Laporan Tidak Dipublikasikan DP2M Universitas Muhammadiyah Malang [11] Aschuri Iman, Yamin RA, 1999, Ketahanan Lelah Campuran Mastik Asbuton Dibandingkan Terhadap Beton Aspal, Jurnal Transportasi, Vol. 1 No. 2, Desember 1999. [12] Sudjana, 1996, Teknik Analisa Regresi dan Korelasi, Penerbit Tasito, Bandung.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i2.1813

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144