CATALITYC CONVERTER JENIS KATALIS KAWAT TEMBAGA BERBENTUK SARANG LABA-LABA UNTUK MENGURANGI EMISI KENDARAAN BERMOTOR

Ali Mokhtar, Lukmanur HA, Trenyu Wibowo

Abstract


Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor berdampak langsung pada polusi udara oleh gas buang kendaraan tersebut, polusi udara di daerah perkotaan didominasi oleh emisi kendaraan bermotor, seiring dengan permasalahan polusi maka penelitian ini selain bertujuan mendapatkan desain catalytic converter berbahan katalis kawat tembaga berbentuk sarang laba-laba juga untuk menguji emisi gas buang pada catalytic converter tersebut. Katalis kawat tembaga berbentuk sarang laba-laba sangat baik untuk bahan katalis pada catalityc converter, katalis tersebut selain mudah didapat dan murah harganya, juga mampu mereduksi dan mengoksidasi emisi kendaraan bermotor dengan baik, sehingga cocok sebagai bahan katalis. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode experimental, mulai dari perancangan rumah katalityc converter, jenis katalis sampai proses pembuatan catalityc converter sarang laba-laba berbahan kawat tembaga, selanjutnya dilakukan pengujian untuk mengetahui emisi gas buang kendaraan bermotor yang menggunakan catalytic converter dan tanpa menggunakan catalityc converter, Dari hasil pengujian emisi didapatkan bahwa pemakaian catalytic converter berbahan katalis kawat tembaga berbetuk sarang laba - laba dapat mengurangi emisi gas HC dan CO. Penurunan emisi gas HC sebesar 21,75 ppm atau sebesar 38,67 % dibanding tanpa menggunakan catalytic converter. Sedangkan penurunan Emisi gas CO sebesar 6,56 atau sebesar 33,53 %. dibanding tanpa menggunakan catalytic converter

Full Text:

PDF

References


Jurnal JF BINGHAM, BSc, PhD, AMIMechE Intake System design using a validated internal combustion engine computer model, National Enginering Laboratory, East Kilbride, Glasgow, Scotland. (C25/87) [2] Karvounis E, DN Assanis. 1992. The Effect of Inlet Flow Distribution on Catalytic Converter. Journal of Effecience Heat and Mass Transfer 36(6) 1495 – 1504. [3] Akhmad Indra S. Petunjuk pengoperasian Computational Fluid Dynamics (CFD), Ansys Flotran , Pusat Komputer FT-Universitas Indonesia , 2002. [4] Katalisator akan efektif bekerja jika gas asap dapat mengenai semua permukaan kalatalis dan bekerja antara temperatur 250oC sampai 300oC. (Jurnal Prasetyo, Joni ITS 2006) [5] Analisa penyebaran distribusi aliran pada catalityc converter dengan menggunakan empat macam model (Ali Mokhtar, Dwi kurniawan, 2009) [6] Analisa penggunaan catalityc converter berbahan katalis Almunium dan tembaga (Rengki, M. Reza, Ali Mokhtar 2010) [7] Penggunaan catalityc converter berbahan katalis Pipa Tembaga (Ali Mokhtar, Andin, Puji, sahrul 2011) [8] Penggunaan catalityc converter berbahan katalis Pipa kuningan (Ali Mokhtar, 2012) [9] Penggunaan catalityc converter berbahan katalis plat tembaga berbentuk sarang lebah (Ali Mokhtar, 2013) [10] Penggunaan catalityc converter berbahan katalis Kawat Stainless Stell berbentuk sarang laba-laba (Ali Mokhtar, Trenyu W. 2014) [11] Mathur, Sharma L. 1975, Internal Combustion Engine. Second Edition. McGraw-Hill Book Company, Inc, New York.

Bosch R, G. (1990). Emission Control for Gasoline Engines. 3




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i2.1802

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, 65144