KINERJA ROUTER PADA JARINGAN NIRKABEL UNTUK PENENTUAN JARAK JANGKAUAN SINYAL

Mohamad Subchan, Ritzkal Ritzkal, Arief Goeritno

Abstract


Teknologi Wireless Fidelity atau WiFi merupakan teknologi jaringan komunikasi aktif untuk penggunaan berbagai macam situasi, terutama pada wilayah terpencil (rural) yang belum terjangkau jaringan fixed cable atau fiber optic dan kondisi para pengguna bersifat semi-nomadic dan mobile. Keberadaan WiFi dapat digambarkan, bahwa ketika terdapat banyak redaman dan penghalang, berakibat lingkup area jangkauan sinyal menjadi tidak terlalu luas, sehingga sinyal yang dihasilkan perangkat radio pada base station tidak mampu terjangkau perangkat WiFi milik pengguna jaringan yang berada pada jarak yang relatif jauh dari titik pemancar. Model tersebut kemudian dijadikan sebagai dasar penentu dalam peningkatan daya yang ditransmisikan oleh perangkat router melalui antena. Peningkatan daya perangkat router tersebut, dihasilkan melalui modifikasi perangkat router dengan penggunaan sebuah perangkat USB Wireless Adapter yang dikendalikan melalui firmware OpenWRT. OpenWRT merupakan sebuah firmware yang dibangun dari sebuah kernel Linux dengan lisensi publik berukuran sangat kecil hingga dapat disimpan dalam sebuah FlashROM. Pengaturan sistem (firmware) perangkat router untuk parameter TXpower hingga pada nilai -50 dBm, berkisar 22,64%-35% dengan jarak jangkauan sinyal maksimum, sepanjang 114 m.

Full Text:

PDF

References


M.S. Gast, 802.11 Wireless Networks: The Definitive Guide, 2nd Edition. O’Reilly Media, Sebastopol, CA, 2009.

C. Beard, W. Stallings, Wireless Communication Networks and Systems. Pearson Education, Upper Saddle River, NJ, 2015.

H.P. Ratih, M. Hani’ah, W. Ari, Perhitungan Link Budget pada Komunikasi GSM di Daerah Urban Cluster Central Business Distric (CBD), Residences, dan Perkantoran. Final Project, EEPIS PENS, Surabaya, hlm. 1–7, 2011.

T.M. Cover and J.A. Thomas, Elements of Information Theory, Second Edition. John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, NJ, 2006, pp. 524-548.

V.V. Kadu, V.A. Gulhane, “An Overview of Wi-Fi Booster Antenna,” in IJAEST, Vol. 2, Issue 1, 2011, pp. 047–051.

O.W. Purbo, P. Tanuhandaru, Jaringan Wireless di Dunia Berkembang: Panduan Praktis Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Komunikasi. Andi, Yogyakarta, 2011.

E. Djaelani, “Menentukan Panjang Jangkauan Perangkat Jammer dengan Pendekatan Equivalent Isotropically Radiated Power (EIRP),” di Jurnal INKOM, Vol. III, No. 1-2, hlm. (III) 22–30, Nop 2009.

F. Heereman, W. Joseph, E. Tanghe, “Path loss model and prediction of range, power and throughput for 802.11n in large conference rooms,” in International Journal Electronics and Communications, Vol. 66, Issue 7, July 2012, pp. 561-568.

Goeritno, R. Yatim, D.J. Nugroho, “Modifikasi Modem pada Jaringan APRS untuk Pengiriman dan Penerimaan Data Paket Telemetri,” di Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) XIII 2014, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, 4 Desember 2014, hlm. E73-E84.

C. Balanis, Antenna Theory, John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, NJ, 1997.

J.D. Kraus, R.J. Marhefka, Antennas for all Applications, McGraw-Hill, New York, 2002.

CISCO, Reference Guide: Cisco Aironet Antennas and Accessories, Cisco Systems, Inc., San Jose, CA, 2007.

T. Jin, OpenWrt Development Guide, Wireless Networks Laboratory, College of Computer Information Science, Northeastern, Boston, MA, February 13, 2012.

A. Henry, How to Choose the Best Firmware to Supercharge Your Wi-Fi Router. Gawker Media, New York, 2015.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i3.1474

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


________________________________________________________________________________________

Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144