PENGARUH MODIFIKASI LUBANG UDARA PRIMER PADA KOMPOR BIOMASSA

Suwarsono Suwarsono, Sudarman Sudarman, Budiono Budiono, Roro Heni Hendaryati, Mukhammad Nurriza Fajriansyah, Ediy Satiawan, Khusnul Hadi

Abstract


Masyarakat Indonesia sebagian besar menggunakan kompor berbahan bakar fosil berupa LPG, yang merupakan sumber energi. Alternatif bahan bakar yang berpotensi untuk mengatasi masalah ini adalah biomassa. Karena biomassa merupakan sumber energi terbaharukan dan memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bahan bakar non padat. Maka dilakukan penelitian kompor biomassa yang sudah beredar di pasar, sehingga bisa menjadi alternatif untuk pengganti LPG. Rancangan penelitian untuk mengkaji pengaruh variasi lubang udara primary combustion pada kompor. Analisisnya data menggunakan metode Response Surface Method (RSM). Rancangan penelitian menggunakan model desain faktorial tingkat-tiga, masing-masing pada tiga tingkatan, maka ditentukan hasil pengujian dari 27 kali pengujian yang telah dilakukan. Bahan bakarnya adalah kayu lamtoro, yang memiliki nilai kalori 19.250 kJ/kg. Hasil dari penelitian ini adalah data kualitas suhu, serta kecepatan pembakaran terlama yaitu 71 menit dengan   Temperatur tertinggi kompor standar (highest temperature) 744 oC, Temperatur tertinggi kompor hasil modifikasi adalah 830 oC.

Full Text:

PDF

References


W.W. Newcomb, Wood Stove Handbook, Theodore Audel Co, 1984.

M. Lackner, F. Winter, AK. Agarwal, Handbook of Combustion Vol.4: Solid Fuels, WILEY-VCH Verlag GmbH, Weinheim, 2010.

J. Merkisz, J. Pielecha, Nano particle Emissions from Combustion Engines, Springer International Publ, Switzerland, 2015,

O.Wik, Wood Stoves; How to Make and Use Them, Alaska Nortwest Publ,Co.,1977.

GH.Yeoh, KK Yuen, Computational fluid dynamics in fire engineering theory modelling, Butterworth Heinemann, Oxford, UK., 2008.

M.N. Fajriansyah, Pengaruh Modifikasi Lubang Udara Primer Kompor Kayu Biomassa Ub-03 Dan Analisis Data Menggunakan Metode RSM, Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Malang, Malang, 2017.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.