PENINGKATAN AKURASI DIMENSI PRODUK HASIL PEMESINAN DENGAN REPETITION OF ACTIVITY (STUDI PADA OPERATOR PEMULA)

Eko Yudiyanto

Abstract


Proses pemesinan merupakan kegiatan utama dalam industri manufaktur. Untuk menghasilkan kualitas yang baik, setiap hasil pemesinan harus sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Operator memegang peran yang sangat penting untuk menghasilkan produk pemesinan yang berkualitas. Sebuah pengamatan tentang kemampuan operator mesin perkakas mesin bubut diamati untuk melihat kemampuan operator mesin pada masa pelatihan awal dengan melihat penyimpangan produk yang dikerjakan. Pengulangan aktivitas latihan akan menghasilkan kemampuan peningkatan akurasi produk hasil pemesinan. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa kepekaan operator bubut terhadap ukuran harus dibangun dengan proses latihan praktik berulang ulang. Pada pelatihan operator bubut pemula kesalahan ukuran sering terjadi karena lemahnya kemampuan membaca alat ukur dan penandaan ukuran pada mesin. Dengan latihan berulang tersebut akan meningkatkan kemampuan akurasi pemotongan yang ditandai dengan nilai standar deviasi yang lebih kecil selama beberapa kali proses latihan

Full Text:

PDF

References


Sinambela, S., Lahudin A.H., Usulan Penggunaan Six Sigma Untukpeningkatan Kualitas Proses Produksi Di PT. A O, Jurnal Faktor Exacta 7(1): 37-58, 2014 ISSN: 1979-276X

Suhartono, R., dan Soeharto, Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Membubut Mata Pelajaran Kerja Mesin Lanjut Menggunakan Model Praktik Berpasangan, Jurnal Pendidikan Vokasi, Vol 4, Nomor 1, Februari 2014 Hal 57-66

Nurdjito, Achmad Arifin, A., Asnawi, Pengaruh Penggunaan Work Preparation Dan Hand Out Terhadap Kompetensi Praktik Membubut Mahasiswa, Jurnal Teknologi Dan Kejuruan, Vol. 39, No. 2, September 2016: 99-108

Febriansyah, E., Rispianda, Prassetiyo, H., (2015): Alternatif Usulan Perencanaan Proses Produksi Produk Pin Printer Epson, Reka Integra ISSN: 2338-5081 Industri Itenas No.01 Vol.03

Setiawan, J. (2014): Analisa Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Karyawan Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Pada PT. GICI Group Batam, Jurnal AKMENBIS, Vol III, No 01, ISSN: 2302-6847. Hal. 12-18

Irvan, Hanum, Z., Rukmini, (2006) Pengendalian Mutu Produk Dengan Metode Statistik, Jurnal Sistem Teknik Industri Volume 7, No. 1.

Hermawan A.., Arina F., Ferdinant P. F.,Usulan Penerapan Six Sigma dan Quality Loss Function (QLF) Untuk Mengurangi Variasi Berat Pada out sole merk A Jenis WR 996 BVD (Studi Kasus PT. XYZ), Jurnal Teknik Industri Untirta, Vol. 2 No. 3 November 2014

Mile, R., Mekel, P. A., Karuntu, M., Analisis Terhadap Pelatihan Dan Pengembangan Karyawan Bagi Peningkatan Kinerja Di Pt. Pegadaian Gorontalo Utara, Jurnal Emba Vol.2 No.4 Desember 2014, Hal. 167-174

Asep K.S, (2004): Konstruksi Persamaan Perbaikan Produksi Melalui Sistem Dinamis, Matematika Integratif Vol 3 No 1.

Nahrul A., Arief, D. S., Kalibrasi Jangka Sorong Nonius ( Vernier Calliper ) Berdasarkan Standar JIS B 7507 Di Laboratorium Pengukuran Teknik Mesin Universitas Riau, JOMF Teknik Vol 2 No. 2 Oktober 2015




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i3.1430

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


________________________________________________________________________________________

Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144