PERHITUNGAN FAKTOR KEAMANAN DAN PEMODELAN LERENG SANITARY LANDFILL DENGAN FAKTOR KEAMANAN OPTIMUM DI KLAPANUNGGAL, BOGOR

Fadhila Muhammad LT, Muhammad Kholik, Syaiful Syaiful

Abstract


AbstrakLongsor yang terjadi pada Sanitary Landfill yang berada di Kec. Klapanunggal Kab. Bogor terjadi pada muka lereng bagian timur. Sebelum perbaikan dilakukan, dilaksanakan analisis nilai faktor keamanan pada rencana lereng baru pada dimensi yang sama dengan kondisi eksisting sebelum terjadi longsor. Sanitary landfill memiliki lebar eksisting 160 meter, tinggi lereng 21 meter, sudut kemiringan 26 derajat dan terdiri dari beberapa lapisan. Diantaranya lapisan material sampah 1 pada kedalaman 1 – 5 meter, material sampah 2 pada kedalaman 5 - 10 meter, material sampah 3 pada kedalaman 10 - 15 meter, material sampah 4 kedalaman 15 - 20 meter, lempung kaku pada kedalaman 20.1 – 21.3 meter, dan lapisan rock-mudstone pada kedalaman 21.3 - 31 meter. Jika nilai Faktor Keamanan belum memenuhi kriteria, maka diperlukan perubahan dimensi lereng untuk mengurangi resiko terjadinya longsor di masa yang akan datang. Namun jika nilai Faktor Keamanan terlalu tinggi, juga perlu dilakukan perubahan dimensi, karena akan berpengaruh pada optimalisasi kapasitas landfill. Makalah ini mengemukakan perhitungan faktor keamanan sanitary landfill dengan faktor keamanan optimal dengan metode kesetimbangan batas dibantu program komputer slope/W dari Geo-Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan lereng timbunan adalah 1.804, yang dinilai terlalu tinggi, sehingga dilakukan pemodelan ulang. Dengan metode trial dan error, didapatkan nilai faktor keamanan adalah sebesar 1.320 pada timbunan dengan tinggi 24 meter dan kemiringan timbunan sebesar 35o

Full Text:

PDF

References


Tchobanoglous, G., and Kreith, F., 1993, Handbook of Solid Waste Management. 2nd ed, The McGraw-Hill Companies, Inc. United States of America.

Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, Kep. Ka Bapedal No. Kep 04/Bapedal/09/1995 tentang tata cara dan persyaratan penimbunan hasil pengolahan, persyaratan lokasi bekas pengolahan, dan lokasi bekas penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun, 1995

Abramson, L.W., Lee T.S., Sharma S., and Boyce G.M., Slope Stability and Stabilization Methodes, 1996, John Wiley & Sons, Inc. New York.

US Army Crops of Engineer. EM 1110-2-1902 Slope Stability Engineering Manual, Appendix C: Stability Analysis Procedures – Theory and Limitations, 1992.

Machado, S.L et al. “Evaluation of the Geotechnical Properties of MSW in Two Brazilian Landfill.” Waste Management Journal. Elsevier, vol. 30, pp. 2579-2591, 2010.

Dixon N., Jones. D.R.V., “Engineering Properties of Municipal Solid Waste”. Geotextile and Geomembrane, 23 (3) pp. 205-233, 2005.

Arifin, D. Syamsul., “Tinjauan Stabilitas Lereng, (Studi Kasus: Ruas Jalan Bogor-Cilebut dengan Pendetailan di Sta. 0+040)”, Tugas Akhir, Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik, Universitas Ibn Khaldun, Bogor, 2006.

Geonusa Utama. PT., “Slope Stability Assessment for Landfill: PPLi Class 1 Module 5”, 2014.

Bishop, “The Use of the Slip Circle in the Analysis Stability of the Slope”, 1954

Geo-Slope International, “Stability Modelling with Slope/W: Engineering Methodology”, 2015.




DOI: https://doi.org/10.22219/sentra.v0i3.1427

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


________________________________________________________________________________________

Seketariat

Fakultas Teknik

Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III

Jl. Raya Tlogomas 246 Malang 65144