PENGARUH PEMAKAIAN FLY-ASH TERHADAP KARAKTERISTIK BETON BUSA (TINJAUAN PADA KONDUKTIVITAS TERMAL DAN SOUND ABSORPTION BETON)

Erwin Rommel, Yunan Rusdianto, Rini Pebri Utari, Andri Slamet Riyanto

Abstract


Penggunaan bahan dinding yang dapat berfungsi sebagai isolator sangat tepat digunakan untuk rumah-rumah didaerah tropis. Beton busa menjadi alternatif bahan dinding yang dapat dipakai sebagai bahan insulator panas dan suara, sehingga dapat memberikan sebuah kenyamanan kepada penghuninya. Pengunaan bahan fly-ash akan diteliti pengaruhnya dalam meningkatkan kualitas dan karakteristik fisik dari beton busa tersebut. Pada penelitian ini dibuat beton busa berbentuk pelat (200x200x20) mm dan silinder diameter 100 mm tebal 20 mm sebanyak masing-masing 20 specimen, untuk pengujian konduktivitas thermal dan sound absorption. Beton busa dibuat dengan rasio semen:pasir:air sebesar 1:2,75:0,425 dan 20% fly-ash sebagi cementitious. Dilakukan pengujian densitas, konduktivitas termal dan penyerapan suara pada beton busa yang dibuat dengan foam masing-masing 0%, 2%, 3%, dan 4% dari berat semen. Rasio foam agent dan air dipakai 1:20. Hasil penelitian diperoleh bahwa makin banyak foam agent pada beton busa, nilai densitas makin rendah, konduktivitas termal makin rendah dan tingkat penyerapan suara makin besar. Kuat tekan optimal pada pemakaian foam agent 2% dengan nilai mencapai 13,24 MPa. Pada pemakaian foam agent sebesar 4% diperoleh densitas 1613 kg/m3 ; nilai konduktivitas termal terendah k = 0,885 W/m.oK, dan nilai penyerapan suara terbesar a = 0,885. Sebagai pembanding untuk beton normal diperoleh nilai  konduktivitas termal k =1,448 W/m.oK dan nilai penyerapan bunyi α = 0,69

Full Text:

PDF

References


A. Zulfian and Fahridhal, "Penentuan Nilai Penyerapan Suara pada Panel Dinding Beton Busa sebagai Alternatif yang Ramah Lingkungan," Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan , vol. 8, no. 1, pp. 41-46, 2011.

E. P. Susanto, B. W. Soemardi and I. Pane, "Studi Penggunaan Dinding Foam Concrete (FC) dalam Efisiensi Energi dan Biaya untuk Pendinginan Udara (Air Conditioner)," Jurnal Teknik Sipil ITB, 2011.

E. Rommel, Y. Wahyudi and A. R. Permana, "Kuat Tekan Beton Dengan Pemakaian Cementitious Flya-ash yang Telah Melalui Proses Rekayasa Material," in Seminar Nasional Teknologi Prasarana Wilayah (ATPW), Surabaya, 2015.

Ngarifin, C. Habsya and A. Rahmawati, "Pengaruh Penambahan Fly-ash Terhadap Kuat Tekan, Berat Jenis dan Daya Panas Beton Ringan Foam," Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan, vol. 7, no. 7, 2015.

B. F. Malau, "Penelitian Kuat Tekan dan Berat Jenis Mortar untuk Dinding Panel dengan membandingkan Penggunaan Pasir Bangka dan Pasir Baturaja dengan tambahan Foaming Agent dan Silica Fume," Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan , vol. 2, no. 2, pp. -, 2014.

SNI 03-6389-2000, Konservasi Energi Selubung Bangunan pada Bangunan Gedung, Jakarta: BSN, 2000.

ASTM C1044-98, "Standard Practice for Using a Guarded-Hot-Plate Apparatus or Thin-Heater Apparatus in the Single-Sides Mode," US, ASSHTO, 1998.

ASTM C384-98, "Standar Test Method for Impedance and Absorption of Material by Impedance Tube Method," US, ASSHTO, 1998.

ASTM C138/C138M-01a, "Standard Test Method for Density (Unit Weight), Yield and Air Content (Gravimetric) of Concrete," US, ASSHTO, 2001.

I. Adelina, "Pengaruh Penambahan Pozzolan terhadap Sifat Mekanis dan Absorbsi Beton Busa (Foamed Concrete)," Universitas Syiah Kuala, Aceh, 2015.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.