ANALISA PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH NAGA SEBAGAI GREEN INHIBITOR CORROSION PADA LAJU KOROSI BAJA ST-42

Aza Bushan Syarif Hidayatulloh, Heny Hendaryati, Iis Siti Aisyah

Abstract


Korosi adalah penurunan mutu atau kualitas dari logam akibat reaksi eletrokimia antara logam dengan lingkungan yang korosif. Dalam dunia industri korosi merupakan problematika yang sering terjadi dan suatu hal yang merugikan. Salah satu cara dalam menghambat laju  korosi dapat menggunakan bio-inhibitor. Dipilihnya bio-inhibitor ini karena terbuat dari bahan alami yang memiliki sifat biodegradable, aman, ramah lingkungan, mudah untuk didapat, dan biaya murah. Dalam penelitian ini menggunkan tiga variasi larutan diantaranya adalah larutan HCl 1M tanpa penambahan inhibitor, larutan HCl 1M yang ditambah dengan 25 ml inhibitor dan 50 ml inhibitor. Dan variasi lamanya waktu yang digunakan utnuk pengujian adalah 6, 12, dan 18 hari. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada sistem yang ditamabahkan 25 ml inhibitor rata-rata laju korosinya sebesar 336,997 mpy pada 6 hari pengujian. Sedangkan pada sistem yang ditambahkan 50 ml inhibitor rata-rata laju korosinya sebesar 264,099 mpy pada 6 hari pengujian. Dan nilai dari laju korosi tersebut akan terus meningkat seiring berjalannya waktu.

Full Text:

PDF

References


Oktakima, “Korosi Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya,” 17 November 2016. [Online]. Available: http:oktakimia.wordpress.com.

Trethewey, dkk, Korosi ed.1, Jakarta: Gremedia Pustaka Utama, 1991.

Z. Z. Havada dan S. , “Pengaruh Penambahan Ekstrak Tanaman (Phyllanthus amarus, Aloe vera) Sebagai Inhibitor Pada Korosi Mild Steel Dalam Media 0.1 M H2SO4,” Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember , 2013.

I. S. Dalimunthe, “Kimia Dari Inhibitor Korosi,” Progran Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, 2004.

M. I. Noor, E. Y. dan Z. , “Identifikasi Kandungan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah Menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Fitokimia,” Journal of Aceh Physics Society (JAcPS), Vol. 5, No. 1, pp. pp.14-16, 2016.

Jawe, M. dan d. , “The Extract of Purple Sweet Potato Decreas Blood and Liver MDA of MICE After Intense Physical Activity,” Farmakologi Universitas Udayana, 2008.

B. We, “Cara membuat Larutan HCl 1 N Dalam 1000 ml,” 17 November 2016. [Online]. Available: http://www.jagadkimia.com.

M. G. Fontana, Corrosion Engineering, New York: McGrawHill Book Company, 1986.

R. H. Butarbutar, “Studi Penambahan Beras Ketan Hitam Sebagai Inhibitor Organik Dengan Konsentrasi 500GPL Pada Baja SPCC Pada Lingkungan Asam Asetat 1,5 M Dengan Metode Kehilangan Berat, Skripsi,” Depok: Universitas Indonesia, 2010.

Oktakima, “Korosi Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya,” 17 November 2016. [Online]. Available: http:oktakimia.wordpress.com.

Trethewey, dkk, Korosi ed.1, Jakarta: Gremedia Pustaka Utama, 1991.

Z. Z. Havada dan S. , “Pengaruh Penambahan Ekstrak Tanaman (Phyllanthus amarus, Aloe vera) Sebagai Inhibitor Pada Korosi Mild Steel Dalam Media 0.1 M H2SO4,” Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember , 2013.

I. S. Dalimunthe, “Kimia Dari Inhibitor Korosi,” Progran Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, 2004.

M. I. Noor, E. Y. dan Z. , “Identifikasi Kandungan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah Menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Fitokimia,” Journal of Aceh Physics Society (JAcPS), Vol. 5, No. 1, pp. pp.14-16, 2016.

Jawe, M. dan d. , “The Extract of Purple Sweet Potato Decreas Blood and Liver MDA of MICE After Intense Physical Activity,” Farmakologi Universitas Udayana, 2008.

B. We, “Cara membuat Larutan HCl 1 N Dalam 1000 ml,” 17 November 2016. [Online]. Available: http://www.jagadkimia.com.

M. G. Fontana, Corrosion Engineering, New York: McGrawHill Book Company, 1986.

R. H. Butarbutar, “Studi Penambahan Beras Ketan Hitam Sebagai Inhibitor Organik Dengan Konsentrasi 500GPL Pada Baja SPCC Pada Lingkungan Asam Asetat 1,5 M Dengan Metode Kehilangan Berat, Skripsi,” Depok: Universitas Indonesia, 2010.

W. Abramowicz dan N. Jones, “Transition from initial global bending to progressive buckling of tubes loaded statically and dynamically,” International Journal of Impact Engineering, vol. 19, no. 5-6, pp. 415-437, 1997.

W. Abramowicz, “Thin-walled structures as impact energy absorbers,” Thin-Walled Structures, vol. 41, no. 2-3, pp. 91-107, 2003.

Y.-B. Cho, C.-H. Bae, M.-W. Suh dan H.-C. Sin, “A Vehicle Front Fame Crash Design Optimization using Hole-Type and Dent-Type Crush Initiator,” Thin-Walled Structure, vol. 44, no. 4, pp. 415-428, April 2006.

J. Istiyanto, S. Hakiman, D. A. Sumarsono, G. Kiswanto, A. S. Baskoro dan S. Supriadi, “Experiment And Numerical Study - Effect of Crush Initiators Under Quasi-Static Axial Load of Thin Wall Square Tube,” Applied Mechanics and Materials, vol. 660, pp. 628-632, 2014.

S. K. Subramaniyan, A. K. Kananasan, M. R. Yunus, S. Mahzan dan M. I. Ghazali, “Crush Characteristics and Energy Absorption of Thin-Walled Tubes with Through-Hole Crush Initiators,” Applied Mechanics and Materials, vol. 606, pp. 181-185, 2014.

A. A. Nia dan H. Khodabakash, “The effect of radial distance of concentric thin-walled tubes on their energy absorption capability under axial dynamic and quasi-static loading,” Thin-Walled Structures, vol. 93, pp. 188-197, 2015.

J. Istiyanto, F. Dionisius, M. Yudha, M. Malawad dan S. Hakiman, “Pengaruh Diameter Crush Initiator Terhadap Crashworthiness Pada Hollow Box Beam,” dalam Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa (SENTRA) 2016, Malang, 2016.

J. Istiyanto dan F. Dionisius, “Pengaruh Sudut Crush Initiator Berbentuk Lubang Lingkaran Terhadap Kriteria Crashworthiness Pada Tabung Persegi Berdinding Tipis,” dalam Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) XV, Bandung, 2016.

M. J. Rezvani dan A. Jahan, “Effect of initiator,design, and material on crashworthiness performance of thin-walled cylindrical tubes : A primary multi-criteria analysis in lightweight design,” Thin-Walled Structures, vol. 96, pp. 169-182, November 2015.

F. Dionisius, J. Istiyanto, Suliono dan Y. N. Rohmat, “Pengembangan Pengujian Crashworthiness dengan Simulasi Numerik Menggunakan Model Impact Transferability,” Jurnal Teknologi Terapan (JTT), vol. 3, no. 1, pp. 12-17, 2017.

Q. Estrada, D. Szwedowicz, J. Silva-Aceves, T. Majewski, J. Vergara-Vazquez dan A. Rodriguez-Mendez, “Crashworthiness behavior of aluminum profiles with holes considering damage criteria and damage evolution,” International Journal of Mechanical Sciences, Vol. %1 dari %2131-132, pp. 776-791, 2017.

J. A. Ambrosio, Crashworthiness Energy Management and Occupant Protection, C. Tasso, Penyunt., New York: Springer-Verlag Wien GmbH, 2001.

W. D. Callister dan D. G. Rethwisch, Fundamental of Material Science and Engineering : An Integrated Approach, River Street: John Wiley & Sons, Inc, 2012.

ASTM E8/E8M, Standard Test Methods for Tension Testing of Metallic Materials, ASTM.

Z. Xiao, J. Fang, G. Sun dan Q. Li, “Crashworthiness design for functionally graded foam-filled bumper beam,” Advances in Engineering Software, vol. 85, pp. 81-95, 2015.

Z. Tang, S. Liu dan Z. Zhang, “Analysis of energy absorption characteristics of cylindrical multi-cell columns,” Thin-Walled Structures, vol. 62, pp. 75-84, 2013.

D. C. Giancoli, Physics for Scientist & Engineeers with Modern Physics, Upper Saddle River: Pearson Education, Inc., 2008.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.