ANALISIS KEMAMPUAN BERNALAR SISWA KELAS X DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA MATERI LOGARITMA DITINJAU DARI GAYA BERPIKIR

Puji Ayu Lestari, Umi Farihah

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika yang  tampak heterogen. Penyelesaian masalah matematika membutuhkan kemampuan penalaran. Penalaran merupakan    proses pengambilan kesimpulan  pada suatu masalah  berdasarkan  fakta-fakta yang ada  dengan pemikiran mendalam. Siswa memiliki kemampuan penalaran yang berbeda dalam menyelesaikan masalah matematika yang disebabkan oleh berbedanya cara siswa dalam mengolah informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan bernalar siswa kelas X dalam menyelesaikan masalah matematika materi logaritma ditinjau dari gaya berpikir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian ini adalah delapan siswa kelas X SMAN Rambipuji Jember semester genap Tahun pelajaran 2018/2019 dengan dominansi gaya berpikir yang berbeda; dua siswa Sekuensial Konkret, dua siswa Sekuensial Abstrak, dua siswa Acak Konkret, dua siswa Acak Abstrak. Pengumpulan data menggunakan tes pengolahan informasi, tes kemampuan penalaran, observasi, wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa Sekuensial Konkret hanya mampu mengajukan dugaan sehingga mereka tidak memenuhi indikator penalaran. Siswa Sekuensial Abstrak telah memenuhi seluruh indikator penalaran, tetapi pada soal-soal tertentu yang tingkat kesulitannya berbeda mereka kesulitan. Siswa Acak Konkret  dan Acak Abstrak  tidak memenuhi indikator penalaran. Mereka hanya mampu pada tahap mengajukan dugaan dan kesulitan melakukan manipulasi matematika.Kata Kunci: kemampuan penalaran, penyelesaian masalah, gaya berpikir

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.