THREE PERIOD LESSON PADA MATEMATIKA MONTESSORI UNTUK SISWA PENYINTAS AUTISME

Dyah Ayu Sulistyaning Cipta, Donna Avianty, Anik Kurniawati

Abstract


Matematika sangat penting untuk dipelajari, tak terkecuali oleh penyintas autisme. Autisme dengan gangguan perilaku, harus dapat mengoptimalisasi diri agar dapat hidup mandiri dan berdaya. Metode pembelajaran yang ditawarkan peneliti adalah Montessori. Montessori merupakan suatu metode pembelajaran yang menekankan siswa untuk belajar pada lingkungan. Dengan demikian, keberadaan benda-benda konkret sangat diperlukan dalam pembelajaran untuk siswa kelas rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengajarkan matematika dengan menekankan  Three Period Lesson  pada Montessori dalam pembelajaran matematika kepada siswa autisme. Penelitian dilakukan dengan deskriptif kualitatif. Penelitian diawali dengan melakukan observasi dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan membuat perangkat pembelajaran untuk diterapkan di SDLB Autisme River Kids. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa penyintas autisme dapat belajar matematika lebih baik dengan menggunakan Three Period Lesson dalam Montessori. Dengan Naming period, Recognition and association period, dan Recall siswa penyintas autisme mengenal matematika secara natural sehingga ia tidak hanya sekedar berhitung tanpa logika. Ia dapat mengerti tentang sebuah benda matematis, bahkan dapat mengaplikasikannya secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci:  Three Period Lesson, Montessori, Autisme, Matematika Montessori

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.