KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIKA PADA SETTING MODEL PROBING - PROMPTING

Yus Mochamad Cholily, Mohammad Syaifuddin, Abdul Wahab

Abstract


ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan representasi matematika peserta didik pada Setting model Probing – Prompting. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data metode yang digunakan adalah dengan metode tes. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah enam peserta didik kelas VII MTs. As-salam Giligenting Sumenep.Kategori kemampuan pemecahan masalah siswa dibedakan menjadi tiga yakni siswa yang mempunyai kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kemampuan representasi matematika peserta didik pada Setting model Probing – prompting memiliki kategori sebagai berikut: 1) Kemampuan representasi matematika dengan kemampuan tinggi, peserta didik mampu menyelesaikan soal Aritmetika Sosial sesuai dengan indikator representasi matematika, yakni representasi verbal mampu menjawab soal secara matematika masuk akal dan jelas serta tersusun secara logis, representasi visual mampu menuliskan ilustrasi atau lambang secara lengkap dan benar dan representasi simbolik mampu menemukan model matematika dengan benar kemudian melakukan perhitungan secara lengkap dan benar; 2) Kemampuan representasi matematika dengan kemampuan sedang, peserta didik mampu menyelesaikan soal Aritmetika Sosial sesuai dengan indikator representasi matematika, yakni representasi verbal mampu menjawab soal secara matematika masuk akal dan jelas serta tersusun secara logis namun kurang lengkap, representasi visual mampu menuliskan ilustrasi atau lambang secara lengkap dan benar dan representasi simbolik mampu menemukan model matematika dengan benar kemudian melakukan perhitungan secara lengkap dan benar; dan 3) Kemampuan representasi matematika dengan kemampuan rendah, peserta didik mampu menyelesaikan soal Aritmetika Sosial sesuai dengan indikator representasi matematika, yakni representasi verbal Penjelasan matematika masuk akal namun hanya sebagian yang lengkap dan benar, representasi visual mampu menuliskan ilustrasi atau lambang secara lengkap, dan representasi simbolik belum mampu menemukan model matematika dengan benar kemudian melakukan perhitungan secara lengkap dan benar. Hal ini menunjukkan bahwa menggunakan setting model probing-prompting dapat meningkatkan kemampuan representasi matematika peserta didik kelas VII MTs As-Salam Giligenting Sumenep. Kata Kunci: representasi matematika, model probing - prompting

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.