PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN DATAR DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA

Mohammad Edy Nurtamam, Nella Maynarani

Abstract


ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir kreatif kiswa dalam menyelesaikan soal bangun datar ditinjau dari kemampuan awal siswa dan faktor yang mempengaruhi proses berpikir siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Nilai kemampuan awal siswa diperoleh dari nilai akhir semester 1 mata pelajaran matematika, selanjutnya menentukan subjek dari masing-masing kelompok rendah, sedang dan tinggi. Setelah itu dilakukan tes berpikir kreatif dengan materi bangun datar pada perwakilan subyek dari masing-masing kelompok. Hasil penelitian menemukan bahwa setiap siswa mempunyai kemampuan awal dan dapat melakukan proses berpikir kreatif yang berbeda-beda. Hasil dari tes berpikir kreatif telah ditemukan: 1) dua siswa dengan kemampuan awal rendah dengan berpikir kreatif tingkat 0 yaitu tidak kreatif, dikarenakan subjek tidak ditemukan kemampuan indikator dalam berpikir kreatif; 2) dua siswa dengan kemampuan awal sedang, dimana seorang siswa dengan berpikir kreatif tingkat 2 yaitu cukup kreatif dikarenakan subjek tersebut hanya mampu menunjukkan indikator fluency, elaboration, dan sensitivity dan seorang siswa dengan berpikir kreatif tingkat 4 yaitu sangat kreatif, karena subyek mampu menunjukkan semua indikator fluency, elaboration, flexibility, sensitivity, dan originality; 3) dua siswa dengan kemampuan awal tinggi memiliki karakteristik berpikir kreatif tingkat 4 yaitu sangat kreatif, dikarenakan subjek mampu menunjukkan indikator fluency, elaboration, flexibility, sensitivity, dan originality. Selain itu terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir yakni kemampuan awal maupun kemapuan berpikir kreatif baik internal maupun eksternal.Kata Kunci : proses berpikir kreatif, kemampuan awal, bangun datar

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.