KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DENGAN MENGGUNAKAN KEARIFAN LOKAL DI KOTA MALANG

Dyah Worowirastri Ekowati, Endang Poerwanti, Ima wahyu Putri Utami, Nawang Sulistyani, Dian Ika Kusumaningtyas, Frendy Aru Fantiro

Abstract


Matematika adalah studi tentang pola dan hubungan cara berfikir dengan strategis organisasi, analisis, sintesis, seni, bahasa dan alat untuk memecahkan masalahmasalah abstrak dan praktis. Memperhatikan pengertian yang terakhir mengenai hubungan cara berfikir dalam rangka memecahkan masalah matematika abstrak dan praktis. Hal ini secara tidak langsung menunjukkan fungsi matematika dalam aktivitas kehidupan. Menurut Skemp (1986) dalam Runtukahu dan Kandou (2014:29) mengemukakan beberapa fungsi matematika adalah  komunikasi, merekam pengetahuan, komunikasi konsep-konsep baru, membuat klasifikasi ganda, menjelaskan, membuat kegiatan reflektif membantu menunjukkan struktur, membuat manipulasi rutin secara otomatis, mengingat kembali informasi dan pengertian, dan membuat kegiatan mental lebih aktif.  Dalam pembelajaran matematika, komunikasi akan selalu ada dalam setiap tahapan  proses pembelajaran. komunikasi matematika bukan hanya sekedar melalui ide akan tetapi bagaimana bisa bercakap, menjelaskan, menggambarkan, mendengarkan, menanyakan, klarifikasi serta bekerjasama (sharing). melalui penggunaan kearifan lokal di kota malang dalam bentuk gambar candi, siswa mendiskusikan pemikiran mereka, meningkatkan alasan melalui diskusi langsung, deskripsi penulisan jawaban, mempertahankan ide dan pemberian pendapat atas jawaban siswa lainnya. kegiatan siswa tersebut muncul dalam pembelajaran matematika materi sudut pada bangun datar segitiga di kelas IV SDN Sumbersari 1 kota Malang. pada makalah ini akan diuraikan lebih mendalam kemampuan komunikasi matematika siswa kelas IV Sekolah Dasar dengan menggunakan kearifan lokal di Kota Malang.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.