MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM MATEMATIKA DI SMK

Moh. Mahfud Effendi, Yus Mohamad Cholily

Abstract


Substansi kurikulum SMK dikelompokan menjadi pelajaran wajib dan keahlian. Matematika di SMK harus relevan dan terintegrasi dengan program keahliannya. Tetapi tuntutan UN, kurnas, Du/Di, dan SKKNI menyebabkan overload dan overlap materi ajar, bahkan materi yang diajarkan tidak relevan dengan program keahliannya, begitu sebaliknya. Agar pembelajaran matematika sesuai fungsinya maka diperlukan model pengembangan kurikulum terintegrasi. Untuk menemukan model tersebut memerlukan pendekatan dan teori dasar. Penelitian pengembangan ini bersifat longitudinal yang diawali dengan analisis kebutuhan, pendefinisian dan desain, uji validasi sehingga ditemukan model kurikulum. Penelitian hibah Dikti ini teridiri dari dua periode. Periode pertama difokuskan pada model kurikulum, kedua pada prosedur pengembangan SKL, SI, dan SP matematika. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh “Model Piramida”, yang merupakan model konseptual yang menunjukan hubungan matematika, IPA, IPS, bahasa, dengan program keahlian, sedangkan volume piramida menunjukan beban belajar. Hubungan keempat komponen bersifat korelasi/separasi yang menopang keahliannya. Menopang tidaknya dilihat dari kesesuaian matematika dengan program keahliannya. Untuk itu, perlu analisis kebutuhan sehingga didapat SKL matematika, kemudian diurutkan yang didasarkan pada hirarki dan SKL program keahlian. Untuk pembuatan silabus/RPP matematika maka SKL tersebut dikembangkan menjadi indikator, SI, SP, dan alokasi/sebaran jam dalam semester. Model pengembangan kurikulum ini sangat efektif dan efisien jika melibatkan semua guru SMK yang bersangkutan.Kata Kunci:  Kurikulum SMK, Matematika SMK, Terintegrasi, dan Model Piramida

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.