PEMBELAJARAN AKIK*

Siti Maghfirotun Amin

Abstract


Pada umumnya pembelajaran matematika di kelas berjalan sebagai berikut: Guru mengawali pembelajaran dengan menjelaskan struktur konten matematika (fakta, konsep, prinsip dan aturan, serta prosedur), memberi contoh soal, memberi latihan yang serupa dengan contoh, dan memberi pekerjaan rumah. Acuan utama yang diberikan guru untuk mengajar adalah buku, baik yang diterbitkan oleh pemerintah maupun yang diterbitkan oleh penerbit swasta. Pembelajaran seperti itu terlihat kaku, kurang menarik bagi peserta didik, karena peserta didik tidak merasakan kegunaan matematika serta tidak tertarik dan tertantang untuk mempelajarinya lebih lanjut. Tetapi guru merasa aman dan nyaman, karena tidak ada tantangan baginya. Pembelajaran seperti itu adalah pembelajaran BUKAN AKIK (buku, umum, kaku, aman, serta tidak aktif, kreatif, inovatif, dan komunikatif). Kebalikan dari pembelajaran BUKAN AKIK adalah pembelajaran AKIK (pembelajran aktif, kreatif, inovatif, dan komunitatif). Makalah ini memberi contoh pembelajaran BUKAN AKIK dan pembelajaran AKIK pada matapelajaran matematika dengan topic pecahan. Dengan pembelajaran AKIK diharapkan peserta didik menjadi tahu kegunaan belajar matematika serta tertarik dan tertantang untuk mempelajarinya lebih lanjut.Kata Kunci: pembelajaran aktif, kreatif, inovatif, dan komunitatif.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.