PROFIL LEVEL METAKOGNISI SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI

Royhanatul Fitriyah

Abstract


Ketika siswa dihadapkan pada masalah geometri khususnya maka setiap siswa memiliki cara berbeda dalam menyelesaikannya. Perbedaannya dipengaruhi oleh kondisi, pengetahuan, pemahaman, dan pola pikir siswa. Untuk mengatasi kesalahan yang dilakukan oleh siswa saat memecahkan masalah, perlu ketrampilan metakognitif. Hal ini karena metakognitif berperan sebagai pengatur dan pengontrol proses-proses kognitif, sehingga proses yang dilakukan lebih efektif dan efisien. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil level metakognisi siswa MTs Mambaul Ulum Gapura Sumenep dalam memecahkan masalah geometri. Subjek penelitian ini sebanyak 6 siswa kelas VII yang dipilih berdasarkan ranking skor matematika hasil UAS, yaitu dua siswa masing-masing dengan skor tinggi, sedang, dan rendah. Data yang digunakan yaitu tes dan wawancara, dianalisis kemudian dideskripsikan. Siswa yang berkemampuan rendah berada pada tacit use dengan indikator bahwa siswa yang berada pada level ini kurang dapat menjelaskan informasi yang terdapat dalam soal secara jelas, sedangkan siswa berkemampuan sedang berada pada level semistrategis use yang sadar akan adanya strategi dalam memecahkan soal, namun tidak langsung menggunakan strategi tersebut karena mereka masih ragu, sedangkan siswa berkemampuan tinggi berada pada level reflective use, siswa mengecek dan meneliti kembali kebenaran pekerjaannya, menerapkan cara yang berbeda, dan meyakini dengan mantap bahwa evaluasinya sudah benar.  Kata kunci: level metakognitif, pemecahan masalah geometri

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.