ANALISIS SERAPAN KARBONDIOKSIDA (CO2) TUMBUHAN DI BLOK PUYER KAWASAN RANU PANI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU (TNBTS) PADA TAHUN 2016

Priyaji Agung Pambudi, Abdulkadir Rahardjanto, Nurwidodo Nurwidodo, Husamah Husamah

Abstract


Kandungan gas karbondioksida (CO2) di atmosfer terus mengalami peningkatan. Kandungan CO2 di udara pada tahun 1992 dan 1998 masing-masing sebesar 335 ppm dan 360 ppm, dimana pada 560,000 tahun sebelumnya kandungannya di bawah 200 ppm. Perubahan konsentrasi gas CO2 di atmosfer merupakan bagian dari siklus karbon (C) penting untuk diteliti. Hutan sangat berperan dalam upaya peningkatan penyerapan CO2 dari atmosfer. Data dan informasi mengenai simpanan karbon hutan alam di Pulau Jawa masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan data serapan CO2 tumbuhan di blok Puyer Ranu Pani Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada tahun 2016. Serapan CO2 tumbuhan yang diukur meliputi biomassa di atas permukaan tanah, kadar C, serapan CO2, dan kandungan C pada tumbuhan bawah dan seresah. Hasil penelitian menunjukkan jumlah biomassa sebesar 146,55 (ton/ha), kadar karbon 211,55 (ton/ha), serapan karbondioksida 775,69 (ton/ha) dan kandungan karbon 4,47 x 10-8. Serapan CO2 paling besar ditunjukkan oleh pohon Macropanax dispermum (Blume.) O. Ktze karena tumbuhan tersebut mendominasi area blok Puyer dengan Indeks Nilai Penting sebesar 0.67. Hal ini menunjukkan bahwa dominansi Macropanax dispermum (Blume.) O. Ktze di blok Puyer sangat kuat dan justru berdampak negatif bagi ekosistem, karena akan menimbulkan megantrofi negatif.

Keywords


Serapan karbondioksida; TNBTS; Tumbuhan

Full Text:

PDF