ANALISIS BAHAN TAMBAHAN PANGAN BERBAHAYA DALAM JAJANAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH MENENGAH ATAS PROPINSI JAWA TIMUR INDONESIA

Ainur Rofieq, Eka Putra Dewangga, May Hastuti Lubis

Abstract


Terdapat enam jenis Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya yaitu: boraks, formalin, Rhodamin-B, Methanil yellow, sakarin, dan siklamat yang diduga ada dalam jajanan anak sekolah di Propinsi Jawa Timur. Menurut aturan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,  jenis BTP pertama sampai keempat merupakan bahan kimia non-pangan yang tidak boleh ada dalam pangan sedangkan jenis kelima dan keenam ada pembatasan penggunaan. Alasan para produsen pangan menambahkan BTP dalam jajanan ialah: untuk meningkatkan tampilan fisik, rasa, dan daya simpan jajanan. Penelitian ini bertujuan: (1) mengalisis kandungan BTP berbahaya dalam jajanan yang diperdagangkan di Sekolah Menengah Atas (SMA); (2) mengelompokkan jenis jajanan yang mengandung BTP berbahaya; (3) menganalisis tingkat pengetahuan BTP dan higiene pangan pada siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan obyek semua jajanan yang diperdagangkan dan siswa SMA. Penelitian berlokasi pada delapan SMA di wilayah pemerintah kota/kabupaten Propinsi Jawa Timur (Malang, Blitar, Pasuruan dan Bangkalan). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada lima jenis BTP berbahaya yang teridentifikasi dalam 272 sampel jajanan, sedangkan satu jenis BTP tidak teridentifikasi, yaitu menthanyl yellow. Melalui 272  sampel jajanan yang diperdagangkan, teridentifikasi sebanyak 102 sampel atau 37,5% mengandung BTP berbahaya. Dari 102 sampel yang teridentifikasi, sebanyak 53,9% sampel jajanan mengandung boraks, sakarin 21,6% (melebihi batas ambang), siklamat 13,7% (melebihi batas ambang),  rhodamain-B 5,7%, dan formalin 4,9%. Berdasarkan jenis jajanan, terdapat 15 jenis yang mengandung BPT berbahaya, terbanyak pada jenis krupuk dan minuman. Tingkat pengetahuan BTP berbahaya dalam jajanan dan higiene keamanan pangan para siswa SMA di wilayah propinsi jawa timur, tergolong sedang (73,1%), baik 16,9%,  dan kurang 10%.     

Keywords


jajanan; boraks; formalin; rhodamin b; methanil yellow

Full Text:

PDF