PENGARUH VARIASI JARAK TANAM DAN BERAT UMBI GENERASI NOL (G0) TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN HASIL BENIH KENTANG (Solanum tuberosum L.) GENERASI DUA (G2) VARIETAS GRANOLA

Deden Fatchullah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak tanam dan berat umbi generasi nol (G0) terhadap pertumbuhan vegetatif dan hasil benih kentang (Solanum tuberosum L.) varietas granola generasi dua (G2). Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun percobaan Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) bertempat di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat dari bulan September sampai Desember 2015. Penelitian ini disusun secara faktorial yang terdiri dari 2 faktor berdasarkan variasi jarak tanam dan berat umbi dengan menggunakan 3 taraf serta diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah perlakuan variasi jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: j1 = 70 cm x 20 cm, j2 = 70 cm x 25 cm, j3 = 70 cm x 30 cm.  Faktor kedua adalah perlakuan dengan beberapa berat umbi (B) yang terdiri dari 3 taraf yaitu: b1 =  0,5 g, b2 = 1 g, b3 = 1,5 g. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Jarak tanam  70cm x 20cm (j1) memberikan pengaruh yang terbaik terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 84 HST (51,83cm), lebar kanopi daunpada  84 HST (51,38cm), jumlah umbi kentang per rumpun pada  84 HST  (30,03knol ), berat umbi per rumpun pada 95 HST  (0,26kg), dan berat umbi per petak pada 84 HST (11,51kg). (2) Berat umbi terbesar 1,5 g (b3)  memberikan pengaruh yang terbaik terhadap parameter tinggi tanaman  pada umur 84 HST (51,83cm), lebar kanopi daun pada 84 HST  (51,38cm), jumlah umbi kentang per rumpun pasda 95 HST  (30,03knol ), berat umbi per rumpun pada 95 HST (0,26kg), dan berat umbi per petak pada 95 HST (11,51kg). (3)Terdapat interaksi antara perlakuan jarak tanam 70 cm x 20 cm dan berat umbi 1,5 g memberikan hasil tertinggi terhadap semua parameter yang diamati.

Keywords


Solanum tuberosum; jarak tanam; berat umbi; varietas Granola

Full Text:

PDF