PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI UMBI BENIH GENERASI SATU (G1) MENGGUNAKAN SETEK TUNAS UMBI DARI BEBERAPA VARIETAS KENTANG (Solanum tuberosum L.)

Deden Fatchullah

Abstract


Jarak tanam pada tanaman kentang dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi umbi benih generasi satu (G1). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan tanaman dan produksi umbi benih kentang G1, (2) pengaruh varietas kentang terhadap pertumbuhan tanaman dan produksi umbi benih kentang G1, (3) interaksi varietas dan jarak tanam, dan (4) jarak tanam yang mampu menghasilkan produksi umbi benih kentang G1 tertinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Margahayu (BALITSA), Lembang, Jawa Barat dari bulan September sampai bulan Desember 2015. Penelitian ini menggunakan RAK pola faktorial dengan dua faktor. Faktor A adalah jarak tanam (8 cm x 8 cm, 9 cm x 9 cm, 10 cm x 10 cm) dan faktor B adalah varietas (Amabile, Medians, Kastanum, Cingkariang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Semakin lebar jarak tanam meningkatkan lebar kanopi, bobot brangkasan kering, jumlah danbobot total umbi benih berukuran (10-29,9 g), tetapimenurunkan tinggi tanaman, dan jumlah stolon. (2) Kastanum tertinggi dan Medians terendah pada bobot brangkasan kering tanaman, tetapi Medians tertinggi dan Kastanum terendah pada jumlah dan bobot umbi benih kentang G1. (3) Tidak terdapat interaksi antara jarak tanam dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil umbi benih kentang. (4) Jarak tanam yang menghasilkan produksi total umbi benih kentang G1tertinggi adalah 9 cm x 9 cm

Keywords


kentang; jarak tanam; varietas; produksi umbi benih kentang G1

Full Text:

PDF