KONFIRMASI PENURUNAN ALEL TETUA PERSILANGAN KEDELAI PADA GENERASI F1 BERDASARKAN MARKA SSR

Puji Lestari, Sustiprijatno Sustiprijatno, Asadi Asadi

Abstract


Pemuliaan konvensional melalui persilangan merupakan upaya yang sering dilakukan di Indonesia untuk merakit varietas unggul baru (VUB) kedelai. Keberhasilan persilangan sangat ditentukan oleh kebenaran penurunan alel secara genetik  pada generasi F1dari tetua persilangannya. Marka molekuler diketahui banyak dimanfaatkan untuk membantu program pemuliaan kedelai. Karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan konfirmasi penurunan alel pada generasi F1 dari tetua persilangan kedelai menggunakan marka SSR (simple sequence repeat). Sebanyak 10 marka SSR digunakan untuk analisis molekuler melalui amplifikasi DNA beberapa progeni generasi F1 dari 7 populasi persilangan kedelai melalui PCR. Total 9 SSR menunjukkan polimorfisme pada paling sedikit satu pasang tetua, kecuali Satt002. Marka yang  menunjukkan polimorfisme  paling banyak pada kombinasi tetua (7 kombinasi) adalah Satt294 dan Satt191. Jumlah individu F1 yang benar-benar merupakan hasil persilangan berdasarkan penurunan alel dari 7 populasi adalah antara  40-100%, dan sebaliknya individu dengan alel hanya berasal dari salah satu tetua menunjukkan kegagalan persilangan karena selfing. Populasi yang menunjukkan keberhasilan persilangan 100% dengan segregasi alel dari tetuanya adalah B4641 X B57, B4621 X B57, dan B4545 X B62.Indvidu-individu F1 berhasil diseleksi dari tiap populasi berdasarkan pola penurunan alel kedua tetuanya. Karena itu, marka 9 SSR tersebut membuktikan dapat menelusuri penurunan alel dari kedua tetua pada progeni F1 yang berimplikasi pada percepatan seleksi progeni hasil persilangan kedelai.

Keywords


alel; SSR; kedelai; generasi F1; persilangan

Full Text:

PDF